Daerah
Beranda » Berita » Mama Papua Guncang Pesta Media, Desak Semua Pihak Jaga Hutan Bumi Cendrawasih

Mama Papua Guncang Pesta Media, Desak Semua Pihak Jaga Hutan Bumi Cendrawasih

Mama Papua Guncang Pesta Media, Desak Semua Pihak Jaga Hutan Bumi Cendrawasih
Mama Papua Guncang Pesta Media, Desak Semua Pihak Jaga Hutan Bumi Cendrawasih

Media Pendidikan – 12 April 2026 | Mama Papua, organisasi yang mewakili masyarakat adat di Papua, tampil di ajang Pesta Media untuk menegaskan pentingnya perlindungan hutan di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Cendrawasih. Penampilan ini menjadi sorotan utama acara yang mempertemukan para pelaku media, aktivis, dan pemangku kepentingan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Mama Papua menegaskan bahwa hutan-hutan Papua merupakan sumber kehidupan bagi ribuan keluarga adat serta menampung keanekaragaman hayati yang tak ternilai. Mereka menyerukan agar semua pihak, termasuk pemerintah pusat, daerah, serta sektor swasta, berkomitmen secara nyata untuk menjaga ekosistem hutan yang masih relatif lestari.

Baca juga:

“Kami menyerukan agar semua pihak berkomitmen melindungi hutan Bumi Cendrawasih,” ujar salah satu juru bicara Mama Papua. Pernyataan itu menekankan bahwa upaya perlindungan tidak dapat dipisahkan dari kebijakan yang menegakkan hak-hak adat dan mengintegrasikan pengetahuan tradisional dalam pengelolaan hutan.

Baca juga:

Acara Pesta Media memberikan platform bagi suara masyarakat adat untuk didengar secara luas. Liputan yang dihasilkan oleh para wartawan diharapkan dapat memperkuat tekanan publik terhadap kebijakan yang mengancam kawasan hutan. Selain itu, kehadiran Mama Papua menambah dimensi sosial‑ekologis dalam diskusi tentang pembangunan berkelanjutan di Papua.

Baca juga:

Dengan menonjolkan agenda konservasi hutan, Mama Papua berharap dialog yang dimulai di Pesta Media dapat berlanjut menjadi tindakan konkret, seperti penetapan kawasan lindung yang lebih luas dan penegakan regulasi anti‑perambahan. Upaya bersama ini diharapkan dapat memastikan bahwa hutan Bumi Cendrawasih tetap menjadi warisan alam bagi generasi mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *