Daerah
Beranda » Berita » Tiga Pramugari KAI Dirawat RS Primaya Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Tiga Pramugari KAI Dirawat RS Primaya Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Tiga Pramugari KAI Dirawat RS Primaya Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Tiga Pramugari KAI Dirawat RS Primaya Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Media Pendidikan – 28 April 2026 | Jakarta, 28 April 2026 – Tiga pramugari Kereta Api Indonesia (KAI) dilarikan ke Rumah Sakit Primaya setelah terlibat dalam kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi. Para pramugari tersebut tidak sendirian; mereka tiba bersama rekan kerja karena berasal dari luar daerah, menurut pernyataan resmi rumah sakit.

Kecelakaan yang melibatkan satu rangkaian kereta di wilayah Bekasi menimbulkan luka pada sejumlah penumpang dan kru. Meskipun rincian teknis kecelakaan belum dipublikasikan, fokus penanganan medis segera dialihkan pada korban yang paling memerlukan perawatan intensif, termasuk ketiga pramugari tersebut.

Baca juga:

Rumah Sakit Primaya, yang terletak di kawasan Jakarta Selatan, menegaskan bahwa ketiga pramugari tiba dengan didampingi rekan kerja. “Ketiga orang pramugari KAI itu datang dengan didampingi rekan kerja sebab berasal dari luar daerah,” ujar juru bicara rumah sakit dalam pernyataan tertulis. Kedatangan bersama rekan kerja mempermudah proses registrasi dan penempatan tempat tidur di unit gawat darurat.

Baca juga:

Data internal rumah sakit mencatat bahwa sebanyak tiga orang tenaga kerja KAI memerlukan observasi medis selama 24 jam pertama. Semua pasien dipantau oleh tim dokter spesialis trauma dan dokter bedah ortopedi, mengingat potensi cedera pada anggota tubuh bagian atas dan bawah akibat benturan kereta. Selama masa observasi, para pramugari diberikan perawatan suportif, termasuk pemberian analgesik dan pemeriksaan radiologi untuk menyingkirkan kemungkinan fraktur.

Baca juga:

Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kondisi kesehatan para pramugari secara detail, namun menegaskan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh korban. Sementara itu, otoritas transportasi setempat terus menyelidiki penyebab kecelakaan, dengan harapan temuan tersebut dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *