Media Pendidikan – 12 April 2026 | San Siro menjadi saksi dramatis pada 12 April 2026, ketika Udinese mengantarkan kemenangan telak 3-0 atas tuan rumahnya, AC Milan. Eks bintang Inter, Nicolo Zaniolo, menjadi pahlawan utama dengan mencetak tiga gol, menjadikan laga tersebut sebagai salah satu kebobolan terburuk Rossoneri dalam pekan ini.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari Udinese. Pada menit ke-12, Zaniolo memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Milan dan menembakkan bola ke sudut kanan gawang, membuka skor. Gol pertama ini langsung mengubah dinamika pertandingan, memaksa Milan untuk menyesuaikan taktik mereka.
Kejutan berlanjut pada menit ke-34, ketika Zaniolo kembali menggiring bola dari tengah lapangan, melewati dua pemain Milan, dan menutup rapat ke gawang dengan tendangan voli yang tak terelakkan. Skor menjadi 2-0, dan kegelisahan melanda dugout Milan.
Setelah jeda singkat, Udinese terus menguasai lini tengah. Pada menit ke-58, Zaniolo menyelesaikan hattrick-nya melalui tendangan jarak jauh yang menukik ke sudut atas tiang gawang, menegaskan dominasi tim utara Italia. “Kami sangat puas dengan penampilan tim hari ini,” ujar pelatih Udinese dalam konferensi pers pasca pertandingan, menambahkan bahwa semangat kolektif dan eksekusi taktik menjadi kunci utama.
Sementara itu, manajer Milan mengakui kesulitan yang dihadapi. “Kami harus memperbaiki transisi pertahanan kami, terutama dalam menghadapi pemain kreatif seperti Zaniolo,” katanya. Statistik menunjukkan Milan hanya menciptakan tiga peluang bersih dan gagal menembus gawang Udinese sama sekali.
Kemenangan ini menempatkan Udinese pada posisi ketiga klasemen Serie A dengan 28 poin, sementara AC Milan terpuruk di urutan keenam, mengumpulkan 22 poin setelah lima laga. Kedua tim kini menatap agenda berikutnya dengan tujuan berbeda; Udinese ingin memperkuat posisi penyerangannya, sedangkan Milan berusaha bangkit dari kegagalan dan memperbaiki pertahanan.
Dengan hasil ini, Zaniolo menegaskan kembali kualitasnya setelah kepindahan dari Inter, mencatatkan performa terbaiknya di Serie A musim ini. Bagi Milan, pertandingan ini menjadi panggilan bangun untuk menata kembali strategi sebelum laga lanjutan di pekan berikutnya.


Komentar