Media Pendidikan – 20 Mei 2026 | Pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan judi online di kalangan pelajar melalui kerja sama lintas kementerian dan penguatan literasi digital di sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pemerintah serius dalam menangani masalah ini.
“Kami terus memperkuat langkah pencegahan judi online di kalangan pelajar melalui kerja sama lintas kementerian dan penguatan literasi digital di sekolah,” kata Abdul Mu’ti.
Data terbaru menunjukkan bahwa hampir 200 ribu anak terpapar judi online atau yang dikenal dengan judol. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan karena dapat berdampak negatif pada perkembangan anak.
Oleh karena itu, pemerintah berencana untuk memberikan edukasi kepada siswa saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang bahaya judi online.
Upaya pencegahan ini juga akan dilakukan melalui kerja sama dengan orang tua dan masyarakat untuk memantau aktivitas anak-anak di luar sekolah.


Komentar