Sekolah
Beranda » Berita » Mensos Gus Ipul Periksa Kesiapan Sekolah Rakyat di LAN, Jakarta

Mensos Gus Ipul Periksa Kesiapan Sekolah Rakyat di LAN, Jakarta

Mensos Gus Ipul Periksa Kesiapan Sekolah Rakyat di LAN, Jakarta
Mensos Gus Ipul Periksa Kesiapan Sekolah Rakyat di LAN, Jakarta

Media Pendidikan – 19 April 2026 | Jakarta, 19 April 2024 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada Minggu (19/4) untuk menilai kesiapan sarana dan prasarana dalam rangka pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Kunjungan ini merupakan lanjutan dari peninjauan sebelumnya di STIP, dengan tujuan memastikan aset yang ada dapat dioptimalkan sebagai fasilitas belajar dan asrama.

Pada kesempatan itu, Gus Ipul ditemani oleh Kepala LAN Muhammad Taufiq, Sekretaris Utama LAN Andi Taufik, serta perwakilan Biro Umum, Kerja Sama, dan Humas Muhammad Yusuf Gunawan Idris. Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Bisma Staniarto, juga hadir memberikan masukan teknis terkait infrastruktur.

Baca juga:

Tim bersama menelaah kondisi eksisting gedung, termasuk tiga blok utama – Blok A, B, dan K – yang memiliki karakteristik berbeda. Beberapa ruang telah dipakai untuk pelatihan dasar, sementara ruang lain dipertimbangkan untuk dialihfungsikan menjadi kelas, laboratorium, dan asrama. Berdasarkan pemaparan, kapasitas asrama yang tersedia diperkirakan dapat menampung sekitar 120 orang, meski masih memerlukan penyesuaian luas dan kenyamanan. Fasilitas pendukung lainnya meliputi ruang makan dengan kapasitas melayani lebih dari 100 orang, area olahraga, serta ruang terbuka yang menjadi bagian dari evaluasi.

“Kalau memang diperlukan penyesuaian atau relokasi, kita pastikan dilakukan secara manusiawi. Bisa dengan dukungan sementara, baik tempat tinggal maupun kebutuhan dasar, sampai mereka benar-benar siap mandiri,” ujar Gus Ipul saat diskusi. Ia menekankan pentingnya pendekatan berkeadilan, bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan hidup masyarakat yang terdampak.

Baca juga:

Diskusi juga menyoroti perlunya penataan ulang area yang sudah ditempati, dengan solusi relokasi yang memperhatikan kebutuhan dasar warga. Kementerian PU berkomitmen mendukung renovasi atau penambahan infrastruktur guna meningkatkan kapasitas dan kelayakan fasilitas. Sinergi lintas sektor diharapkan mempercepat realisasi target Sekolah Rakyat, yang menargetkan ribuan peserta dari kalangan kurang mampu.

Secara keseluruhan, kunjungan ini menghasilkan rekomendasi teknis: penyesuaian desain blok A dan B untuk kelas, peningkatan standar kebersihan dan ventilasi di asrama, serta penambahan ruang makan yang dapat menampung minimal 120 orang secara bersamaan. Selanjutnya, tim akan menyusun timeline renovasi dan mengajukan anggaran kepada Kementerian terkait.

Baca juga:

Dengan langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmen konkret dalam mewujudkan pendidikan inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan kesejahteraan masyarakat setempat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *