Media Pendidikan – 25 April 2026 | Program revitalisasi yang digencarkan di SMP Negeri 3 Kunduran, Desa Karanggeneng, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini mendekati tahap akhir pada Sabtu, 25 April 2026. Inisiatif ini bertujuan memperbaiki sarana pendidikan agar lingkungan belajar menjadi lebih layak dan nyaman bagi siswa.
Pembangunan mencakup perbaikan delapan ruangan penting, antara lain ruang kelas, ruang kesenian, mushola, dan aula. Atap, jendela, serta lantai ruang kelas telah diganti dengan material yang lebih tahan lama, sehingga pencahayaan dan kebersihan ruangan meningkat secara signifikan.
- Ruang kelas
- Ruang kesenian
- Mushola
- Aula
Selama empat bulan pelaksanaan, tenaga kerja lokal berperan aktif. Pada fase awal, sekitar 40 pekerja terlibat, kemudian berkurang menjadi 35 orang menjelang penyelesaian karena volume pekerjaan menurun. Selain memperbaiki infrastruktur, proyek ini memberikan peluang ekonomi bagi warga sekitar melalui penyediaan lapangan kerja dan pembelian material lokal.
Ketua penanggung jawab proyek, Suparman, menekankan pentingnya revitalisasi bagi proses belajar mengajar. Ia mengatakan, “Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas sarana, tetapi juga mendongkrak perekonomian masyarakat setempat,” sambil menambahkan bahwa delapan ruang tersebut kini siap dipergunakan secara optimal.
Masih terdapat pekerjaan akhir seperti penyempurnaan lantai di beberapa ruang, namun mayoritas konstruksi—atap, dinding, jendela—sudah selesai. Suparman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan yang diberikan pada program revitalisasi sekolah tahun 2026.
Dengan fasilitas yang lebih bersih, terang, dan teratur, diharapkan SMP Negeri 3 Kunduran dapat meningkatkan mutu pembelajaran serta menjadi contoh bagi program serupa di wilayah lain.


Komentar