Media Pendidikan – 13 April 2026 | Jakarta, 12 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa total penumpang layanan subsidi (PSO) mencapai 115,32 juta selama Triwulan I 2026. Angka tersebut mencakup 4.659.678 orang yang menggunakan layanan kereta lokal maupun jarak jauh tertentu, menandakan peningkatan tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Detail Pergerakan Penumpang
Unit usaha KAI Commuter mencatat 101.382.889 penumpang selama tiga bulan pertama tahun ini, naik 8,11 % dibandingkan Triwulan I 2025. Sementara layanan LRT Jabodebek melayani 7.754.946 penumpang hingga akhir Maret, dengan pertumbuhan tertinggi 22,10 % pada semua lini bisnis transportasi rel. KAI Bandara, yang mengelola konektivitas udara, juga menyumbang 1.527.622 penumpang per hari operasional, naik sekitar 10,14 % dari tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan tarif yang tetap rendah, sehingga tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mobilitas harian. “Di balik angka‑angka ini, ada perjalanan orang tua yang berangkat lebih pagi, mahasiswa yang mengejar cita‑cita, hingga tenaga kesehatan yang tetap bergerak pada malam hari. Kereta api menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Penguatan Akses dan Konektivitas
Data menunjukkan bahwa layanan publik KAI tidak hanya meningkatkan angka penumpang, tetapi juga berkontribusi pada rasa aman dan kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama. Manajemen menegaskan bahwa kualitas layanan akan terus dijaga demi memastikan kereta api tetap andal hari demi hari.
Prospek Kedepan
Dengan tren pertumbuhan positif ini, KAI Group menargetkan peningkatan lebih lanjut pada triwulan berikutnya. Dukungan pemerintah dan kebijakan tarif yang bersahabat diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, terutama di wilayah‑wilayah yang masih kurang terlayani. “Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah. Melalui dukungan ini, semakin banyak masyarakat yang bisa tetap bergerak menjalankan aktivitasnya dengan biaya yang lebih terjangkau,” tambah Anne Purba.
Secara keseluruhan, pencapaian 115,32 juta penumpang PSO pada Triwulan I 2026 menegaskan peran strategis KAI dalam menghubungkan masyarakat, sekaligus menyiapkan fondasi kuat untuk pertumbuhan transportasi publik di Indonesia.


Komentar