Media Pendidikan – 03 April 2026 | Batang Hari, Jambi – Pada hari Kamis, 2 April 2026, Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, memimpin pelantikan resmi 18 pejabat fungsional di Rumah Dinas Bupati. Acara yang berlangsung khidmat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kabupaten untuk menata kembali struktur birokrasi serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Fokus pada Peningkatan Kualitas Layanan
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil menekankan bahwa perubahan zaman menuntut aparatur pemerintah untuk beradaptasi dengan ekspektasi masyarakat yang kini lebih kritis dan terbuka dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa setiap gaji dan tunjangan ASN bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang pada dasarnya berasal dari rakyat, sehingga tuntutan pelayanan maksimal menjadi kewajiban moral dan profesional.
Fadhil menolak praktik pelayanan buruk di sektor kesehatan, pendidikan, maupun layanan publik lainnya. Ia menekankan pentingnya dedikasi tenaga kesehatan, guru, dan aparatur lain dalam menjalankan tugas. “Tidak boleh ada lagi pelayanan yang mengecewakan; kami harus memberikan layanan yang profesional dan responsif,” ujarnya.
Daftar Pejabat yang Dilantik
- Dr. Hannurofik M.Pd. – Kepala Bagian Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah (Eselon III)
- Ani Anggraini S.Tr.Keb. – Administrator Kesehatan, Ahli Muda Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari
- Netty Romauli S.Gz. – Administrator Kesehatan, Ahli Muda Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari
- Frety Mulyani Am. – Kepala Administrator Kesehatan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari
- Eka Deviana Am.Keb. – Administrator Kesehatan, Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari
- Sri Wiyani S.Km. Biomed. – Entomolog Kesehatan, Ahli Muda Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan
- Sri Rahayu S.Si. – Entomolog Kesehatan, Ahli Muda Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan
- Mhd. Mahono S.Km. – Administrator Kesehatan, Puskesmas Aro, Dinas Kesehatan
- Ns. Martina Ardi S.Kep. – Perawatan Ahli Muda, Puskesmas Batin, Dinas Kesehatan
- Jumaah Hamdi S.Km. – Administrator Kesehatan, Ahli Pratama, Puskesmas Aro, Dinas Kesehatan
- Lukman S.Km. – Administrator Kesehatan, Ahli Muda, Puskesmas Jembatan Mas, Dinas Kesehatan
- Edi Bustami Amd. – Kepala Perawat Terampil, Puskesmas Mersam, Dinas Kesehatan
- Hadi Purnama S.Km. – Administrator Kesehatan, Ahli Muda, Puskesmas Muara Bulian, Dinas Kesehatan
- Vivi Kurniawati Am.Keb. S.Km. – Administrator Kesehatan, Ahli Muda, Puskesmas Tembesi, Dinas Kesehatan
- Yuly Andriati S.Tr. Keb. – Ahli Muda, Puskesmas Pasar Muara Tembesi, Dinas Kesehatan
- Jumadi S.Km. – Administrator Kesehatan, Ahli Muda Pertama, Puskesmas Tidar Kuranji, Dinas Kesehatan
- Apt. Fenny Finatra S.Farm. – Apoteker Ahli Pertama, Seksi Pelayanan Penunjang Medis
- A.M.I. Riyand Akbar S.Farm., Apt. – Apoteker Ahli Muda, UPTD Instalasi Farmasi
Penempatan mayoritas pejabat di Dinas Kesehatan dan puskesmas mencerminkan prioritas pemerintah kabupaten untuk memperkuat layanan kesehatan, yang dianggap kunci dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan daerah.
Isu Fiskal dan Kebijakan Work‑From‑Home
Bupati Fadhil juga menyampaikan perhatian terhadap tantangan fiskal, terutama kebijakan nasional yang membatasi belanja pegawai tidak lebih dari 30 persen APBD pada tahun 2027. Saat ini, porsi belanja pegawai di Batang Hari masih relatif tinggi. Untuk menyeimbangkan anggaran, pemerintah kabupaten berencana meningkatkan pendapatan melalui optimalisasi layanan kesehatan dan sektor produktif lainnya.
Sejalan dengan upaya efisiensi, Bupati menginformasikan bahwa Kabupaten Batang Hari sedang mengkaji penerapan kebijakan Work‑From‑Home (WFH) bagi ASN satu hari dalam seminggu, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri. Fadhil menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini akan dipantau ketat agar tidak mengganggu layanan publik, khususnya di puskesmas, rumah sakit, dan kantor kecamatan.
“Kami akan menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat, sambil memastikan bahwa WFH tidak menurunkan kualitas pelayanan,” kata Fadhil. Ia menambahkan bahwa ASN yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan kerja akan diarahkan untuk mengevaluasi diri, termasuk mempertimbangkan pensiun dini.
Harapan Kedepan
Pelantikan 18 pejabat fungsional ini diharapkan menjadi momentum bagi aparatur daerah untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Batang Hari. Bupati Fadhil menutup acara dengan ajakan kepada seluruh ASN untuk menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama, serta terus berinovasi dalam menghadapi tantangan zaman.


Komentar