Pendidikan
Beranda » Berita » Sertifikasi Gratis: Kunci Sukses Lulusan Magang Nasional Menurut Menaker Yassierli

Sertifikasi Gratis: Kunci Sukses Lulusan Magang Nasional Menurut Menaker Yassierli

Sertifikasi Gratis: Kunci Sukses Lulusan Magang Nasional Menurut Menaker Yassierli
Sertifikasi Gratis: Kunci Sukses Lulusan Magang Nasional Menurut Menaker Yassierli

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Jakarta, 7 Mei 2026 – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi gratis bagi para lulusan program pemagangan nasional. Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, menyoroti peran sertifikasi sebagai modal utama dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja muda di pasar kerja.

Pemagangan nasional yang diluncurkan beberapa tahun lalu telah menempatkan ribuan peserta pada jalur praktik kerja terstruktur di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, pariwisata, hingga layanan digital. Namun, tanpa sertifikasi yang diakui, lulusan seringkali menghadapi kesulitan dalam membuktikan kemampuan mereka kepada calon pemberi kerja. Dengan menyediakan sertifikasi secara gratis, Kementerian berharap dapat mengurangi hambatan biaya yang selama ini menjadi penghalang bagi banyak pemagang, terutama mereka yang berasal dari daerah dengan akses ekonomi terbatas.

Baca juga:

Program sertifikasi ini mencakup penilaian kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga standar nasional, yang meliputi uji teori, praktik, dan penilaian kinerja di lapangan. Hasilnya, lulusan tidak hanya memperoleh ijazah magang, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat dipergunakan sebagai bukti keahlian dalam proses rekrutmen. “Dengan sertifikat ini, perusahaan dapat dengan cepat menilai kesiapan kerja calon karyawan, sementara pemagang mendapatkan kepercayaan diri yang lebih tinggi,” tambah Yassierli.

Selain meningkatkan peluang kerja, Menteri Ketenagakerjaan menekankan bahwa sertifikasi gratis juga berpotensi menurunkan tingkat pengangguran pemuda. Data Kementerian menunjukkan tren penurunan angka pengangguran dalam tiga tahun terakhir, meskipun belum mencapai target nasional. Dengan memperluas akses sertifikasi, diharapkan lulusan magang dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

Baca juga:

Pemerintah juga mengajak sektor swasta untuk berkolaborasi dalam proses sertifikasi, baik melalui penyediaan fasilitas ujian maupun penyesuaian standar kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara dunia pendidikan dan industri, sehingga lulusan magang tidak hanya siap secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan tuntutan pasar.

Ke depan, Kementerian Ketenagakerjaan berencana memperluas jangkauan program sertifikasi gratis ke provinsi lain, termasuk daerah dengan tingkat partisipasi magang yang masih rendah. Inisiatif tersebut selaras dengan agenda Nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang terintegrasi.

Baca juga:

Dengan penekanan pada sertifikasi gratis sebagai modal utama, Menteri Yassierli berharap lulusan program pemagangan nasional dapat bertransformasi menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing di era digital.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *