Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Sumsel berhasil mengidentifikasi sepuluh dari enam belas korban jiwa kecelakaan bus ALS yang menabrak truk tangki di jalur Palembang‑Prabumulih pada hari Rabu, 7 Mei 2026. Proses identifikasi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang dengan melibatkan ahli forensik, petugas DVI, serta keluarga korban.
Daftar Nama Korban yang Teridentifikasi
- Ahmad Fauzi (45 tahun) – warga Palembang
- Siti Nurhaliza (32 tahun) – warga Ogan Ilir
- Rudi Hartono (27 tahun) – pekerja konstruksi
- Yusuf Arifin (51 tahun) – pedagang
- Lina Sari (23 tahun) – mahasiswa
- Agus Salim (39 tahun) – supir bus
- Hendra Pratama (30 tahun) – teknisi
- Maria Dewi (29 tahun) – guru
- Joko Susilo (41 tahun) – petani
- Fitriani (35 tahun) – ibu rumah tangga
Enam korban lainnya belum dapat diidentifikasi karena kerusakan jasad yang parah. Tim DVI terus melakukan pemeriksaan DNA dan pemeriksaan forensik lainnya untuk memastikan identitas mereka.
“Tim DVI Polda Sumsel menegaskan proses identifikasi berjalan lancar dan aman,” kata Kepala Tim DVI, Kombes Pol. Andi Pratama. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang berkoordinasi erat dengan keluarga korban untuk memberikan informasi terkini serta bantuan psikologis.
Data resmi menunjukkan bahwa kecelakaan ini melibatkan satu bus ALS berkapasitas 45 penumpang dan satu truk tangki berkapasitas 15. Lokasi tabrakan tepat di kilometer 12 Jalan Raya Palembang‑Prabumulih, daerah yang dikenal rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang licin pada pagi hari. Pihak kepolisian kini menelusuri penyebab pasti, termasuk kemungkinan kelalaian sopir atau kerusakan teknis pada kendaraan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel telah menyiapkan posko bantuan bagi keluarga korban. Bantuan logistik, termasuk tenda, makanan, dan perlengkapan medis, telah didistribusikan sejak sore hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga berjanji akan meninjau kembali standar keselamatan transportasi publik, khususnya kendaraan ALS yang sering digunakan untuk perjalanan antarkota.
Perkembangan selanjutnya akan difokuskan pada identifikasi sisa korban serta penyelidikan mendalam mengenai faktor-faktor yang memicu tragedi ini. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.


Komentar