Daerah
Beranda » Berita » Polisi Olah TKP Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM di Musi Rawas Utara, Sumsel: Penyebab Masih Ditelusuri

Polisi Olah TKP Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM di Musi Rawas Utara, Sumsel: Penyebab Masih Ditelusuri

Polisi Olah TKP Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM di Musi Rawas Utara, Sumsel: Penyebab Masih Ditelusuri
Polisi Olah TKP Kecelakaan Bus ALS vs Truk BBM di Musi Rawas Utara, Sumsel: Penyebab Masih Ditelusuri

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Polisi Polda Sumsel melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas kecelakaan Bus ALS yang menabrak truk pengangkut BBM di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara, pada Rabu 6 Mei 2026. Tim forensik dan ditlantas berkoordinasi untuk mengungkap faktor penyebab serta menilai kerusakan kendaraan dan infrastruktur.

Tim olah TKP dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, bersama unit Laboratorium Forensik dan asistensi terpadu Jasa Raharja. Proses identifikasi meliputi pemeriksaan jejak rem, titik percikan api, serta analisis bahan bakar yang tumpah dari mobil tangki.

Baca juga:

“Saat ini juga masih dilakukan olah TKP oleh tim yang terdiri dari Ditlantas yang memimpin langsung dari Polda Sumsel, kemudian tim Laboratorium Forensik, kemudian tim asistensi terpadu dalam penanganan kecelakaan lalu lintas teman-teman dari Jasa Raharja,” kata Nandang dalam siaran langsung bersama Kumparan.

Kronologi Kecelakaan

Pukul 12.39 WIB, Bus ALS yang melaju dari Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru menembus wilayah Kecamatan Karang Jaya. Secara tiba-tiba muncul percikan api di bagian depan bus, memaksa sopir mengarahkan kendaraan ke tepi kanan jalan. Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil tangki BBM melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi, menimbulkan tabrakan hebat yang tidak dapat dihindari.

Baca juga:

Akibat benturan, 16 orang dilaporkan tewas di lokasi, tiga korban mengalami luka bakar serius, dan dua lainnya hanya mengalami luka ringan. Tim medis dan pemadam kebakaran segera dikerahkan, sementara Jasa Raharja menyiapkan bantuan bagi korban yang selamat.

Pemeriksaan awal menunjukkan kemungkinan kegagalan rem pada bus serta kecepatan berlebih pada truk BBM sebagai faktor utama. Namun, penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan apakah faktor teknis, kondisi jalan, atau faktor manusia berperan lebih besar.

Baca juga:

Polisi menegaskan bahwa hasil olah TKP akan menjadi dasar rekomendasi perbaikan regulasi keselamatan transportasi di Sumsel. Sementara itu, keluarga korban telah dipanggil untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, dan proses identifikasi jenazah sedang berlangsung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *