Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Video yang diunggah pada 7 Mei 2026 memperlihatkan kondisi menurun Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia (UI) di Depok, menimbulkan sorakan keprihatinan di media sosial. Rekaman tersebut menampilkan lantai perpustakaan yang ditumbuhi lumut tebal serta dinding yang tampak retak dan terkelupas, menggambarkan keadaan fasilitas yang tidak terawat.
Detail visual yang memicu kehebohan
Dalam video tersebut, kamera menyorot area utama ruang baca dimana “Bagian lantai perpustakaan tampak berlumut hingga dinding rusak.” Penampakan ini kontras dengan citra perpustakaan sebagai ruang akademik yang bersih dan teratur, sehingga menambah rasa waspada publik terhadap pemeliharaan gedung kampus.
Reaksi netizen langsung mengalir, dengan banyak yang menuntut pihak universitas melakukan perbaikan segera. Namun hingga saat penulisan artikel, belum ada pernyataan resmi dari pihak UI terkait temuan ini, sehingga spekulasi masih menguasai ruang diskusi online.
Perpustakaan Pusat UI merupakan salah satu fasilitas utama bagi lebih dari 30 ribu mahasiswa dan dosen di kampus. Kondisi fisik yang buruk dapat mengganggu proses belajar mengajar, terutama karena ruang tersebut menyimpan koleksi buku, jurnal, serta menyediakan ruang studi kelompok. Penurunan kualitas infrastruktur berpotensi menurunkan tingkat kunjungan dan memengaruhi produktivitas akademik.
Beberapa pakar manajemen fasilitas kampus menekankan pentingnya program pemeliharaan berkala, termasuk pembersihan lantai, perbaikan dinding, dan pengendalian kelembaban untuk mencegah pertumbuhan lumut. Tanpa tindakan cepat, kerusakan dapat meluas, menambah beban biaya renovasi di masa depan.
Ke depan, pihak universitas diharapkan menyusun rencana perbaikan yang transparan dan melibatkan stakeholder kampus, termasuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. Pengawasan berkelanjutan serta alokasi anggaran yang memadai menjadi kunci untuk memastikan bahwa Perpustakaan UI kembali berfungsi optimal sebagai pusat pengetahuan.


Komentar