Ekonomi
Beranda » Berita » PANI Catat Pendapatan Rp1,1 Triliun, Kaveling Komersial CBD PIK2 Jadi Penopang Utama

PANI Catat Pendapatan Rp1,1 Triliun, Kaveling Komersial CBD PIK2 Jadi Penopang Utama

PANI Catat Pendapatan Rp1,1 Triliun, Kaveling Komersial CBD PIK2 Jadi Penopang Utama
PANI Catat Pendapatan Rp1,1 Triliun, Kaveling Komersial CBD PIK2 Jadi Penopang Utama

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Jakarta, 7 Mei 2026 – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melaporkan pendapatan bersih mencapai Rp1,1 triliun pada kuartal pertama 2026. Pencapaian ini dipicu oleh penjualan kaveling komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2, yang menjadi motor penggerak utama pertumbuhan perusahaan.

Kaveling komersial CBD PIK2, yang terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk, telah menarik minat investor domestik dan asing sejak peluncurannya. Penjualan unit-unit premium di area tersebut menyumbang sebagian besar pendapatan, mengingat tingginya permintaan ruang bisnis modern di Jakarta Utara.

Baca juga:

Direktur Keuangan PANI, Budi Santoso, menegaskan bahwa strategi diversifikasi portofolio properti menjadi faktor kunci. “Pendapatan solid ini menunjukkan keberhasilan pendekatan kami dalam mengoptimalkan aset komersial, khususnya CBD PIK2, yang kini menjadi tulang punggung keuangan perusahaan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Rincian Kinerja Keuangan

Dalam laporan keuangan, PANI mencatat kenaikan pendapatan sebesar 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat menjadi Rp250 miliar, didorong oleh margin keuntungan yang lebih tinggi pada penjualan kaveling komersial. Total luas terjual pada CBD PIK2 mencapai 45.000 meter persegi, mencakup ruang kantor, ritel, dan fasilitas layanan publik.

Baca juga:

Selain pendapatan, perusahaan juga menyoroti pencapaian target likuiditas yang kuat, dengan rasio hutang terhadap ekuitas berada pada level 0,45. Hal ini memberi PANI fleksibilitas untuk melanjutkan proyek pengembangan selanjutnya, termasuk rencana perluasan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dengan CBD PIK2.

Analisis pasar properti menunjukkan bahwa kawasan PIK semakin menjadi magnet bagi perusahaan multinasional yang mencari lokasi strategis dekat pelabuhan dan bandara. Dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan izin cepat serta kebijakan fiskal yang bersahabat memperkuat daya tarik investasi di area tersebut.

Baca juga:

Ke depan, PANI berencana memperluas penawaran kaveling komersial dengan menambah fasilitas teknologi hijau dan ruang kerja fleksibel, menyesuaikan tren kerja pasca‑pandemi. Manajemen menargetkan pendapatan tahunan melebihi Rp5 triliun dalam lima tahun ke depan, dengan CBD PIK2 tetap menjadi pilar utama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *