Media Pendidikan – 16 April 2026 | Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten Banggai bahwa persiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat harus diselesaikan secepat‑nya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang diadakan di kantor Bupati Banggai, menyoroti urgensi penyediaan fasilitas pendidikan dasar di wilayah tersebut.
Tuntutan Tegas untuk Memenuhi Persyaratan
Agus Jabo menekankan bahwa proses usulan pembangunan Sekolah Rakyat tidak dapat bergerak maju tanpa dukungan lahan yang memadai dari pemerintah daerah. Ia menambahkan, “Kami berharap Pemkab Banggai dapat segera menyiapkan lahan yang diperlukan, karena keterlambatan akan berdampak pada akses pendidikan anak‑anak di daerah ini.”
Dalam pertemuan tersebut, pihak Pemkab Banggai menyampaikan bahwa mereka tengah melakukan survei lokasi potensial, namun masih memerlukan arahan teknis terkait standar ukuran lahan dan kesiapan infrastruktur pendukung. Pihak daerah berjanji akan mengirimkan dokumen persyaratan dalam waktu dua minggu ke depan.
Selain menunggu penyelesaian teknis, Wamensos juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar‑instansi, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum, untuk memastikan bahwa lahan yang dipilih tidak hanya memenuhi kriteria ukuran, tetapi juga terjangkau oleh penduduk setempat.
Data internal Kementerian Sosial menunjukkan bahwa lebih dari 30% wilayah Indonesia masih belum memiliki Sekolah Rakyat yang beroperasi secara optimal. Banggai, sebagai salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah, termasuk dalam prioritas penambahan fasilitas pendidikan dasar.
Jika lahan dapat segera disiapkan, proses pembangunan diperkirakan memakan waktu sekitar satu tahun, dengan target penyelesaian pada akhir 2026. Hal ini diharapkan dapat menambah kapasitas belajar bagi ratusan siswa yang saat ini harus menempuh perjalanan jauh ke sekolah terdekat.
Agus Jabo menutup pertemuan dengan menegaskan komitmen Kementerian Sosial untuk terus memantau progres dan memberikan bantuan teknis bila diperlukan. “Kami tidak akan mundur sebelum semua anak di Banggai mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujarnya.


Komentar