Guru & Dosen
Beranda » Berita » Tujuh Proposal Dosen UNM Raih Hibah Kemdiknas 2026, Bukti Keunggulan Riset dan PKM

Tujuh Proposal Dosen UNM Raih Hibah Kemdiknas 2026, Bukti Keunggulan Riset dan PKM

Tujuh Proposal Dosen UNM Raih Hibah Kemdiknas 2026, Bukti Keunggulan Riset dan PKM
Tujuh Proposal Dosen UNM Raih Hibah Kemdiknas 2026, Bukti Keunggulan Riset dan PKM

Media Pendidikan – 22 April 2026 | JAKARTA, 22 April 2026 — Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menorehkan prestasi bergengsi di tingkat nasional. Sebanyak tujuh dosen berhasil memperoleh hibah Program Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiknas) untuk tahun 2026.

Hibah tersebut diumumkan pada pekan pertama bulan ini dalam rapat evaluasi yang diadakan di Gedung Kemdiknas, Jakarta. Keberhasilan ini menegaskan posisi UNM sebagai kampus digital bisnis yang unggul dalam bidang riset inovatif serta program pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga:

Rangkaian proposal yang lolos meliputi lima bidang penelitian ilmu sosial, satu bidang teknologi informasi, dan satu bidang kesehatan masyarakat. Total nilai pendanaan yang dialokasikan mencapai Rp 4,2 miliar, yang akan digunakan untuk pelaksanaan penelitian, pembelian peralatan, serta kegiatan PKM di berbagai daerah.

“Kami bangga UNM dapat bersaing dan memenangkan hibah Kemdiknas 2026, yang menegaskan komitmen kami terhadap riset dan pengabdian masyarakat,” ujar Rektor UNM, Prof. Dr. Ahmad Suryadi, dalam sambutan resmi pada acara pengumuman. Ia menambahkan bahwa dukungan dana hibah ini akan memperkuat kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra industri, sekaligus meningkatkan profil UNM di kancah akademik nasional.

Baca juga:

Para dosen penerima hibah, antara lain Dr. Maya Lestari (Ilmu Komunikasi), Dr. Budi Hartono (Teknik Informatika), dan Dr. Siti Nurhaliza (Kesehatan Masyarakat), menyampaikan rencana kerja mereka. Dr. Maya menargetkan publikasi hasil penelitian di jurnal internasional bereputasi, sementara Dr. Budi berfokus pada pengembangan aplikasi berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi layanan publik. Dr. Siti berencana melaksanakan program pemberdayaan kesehatan di tiga wilayah pedesaan di Jawa Barat.

Hibah Kemdiknas 2026 menekankan pada sinergi antara penelitian akademik dan pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas. UNM berencana memanfaatkan dana tersebut untuk melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam proyek penelitian, sehingga meningkatkan kompetensi riset generasi muda.

Baca juga:

Keberhasilan ini juga sejalan dengan visi UNM sebagai kampus digital bisnis yang mengintegrasikan teknologi mutakhir dalam proses belajar mengajar serta pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan dukungan hibah, UNM akan memperluas jaringan kerja sama dengan lembaga pemerintah, industri, serta lembaga internasional.

Ke depan, UNM menargetkan peningkatan jumlah proposal yang diajukan pada siklus hibah berikutnya, serta memperkuat kapasitas dosen melalui pelatihan metodologi penelitian dan manajemen proyek. Penguatan ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan memperkuat reputasi UNM di kancah nasional maupun internasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *