Nasional
Beranda » Berita » Tragis! Bocah Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku Utama di Cipondoh, Tangerang

Tragis! Bocah Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku Utama di Cipondoh, Tangerang

Tragis! Bocah Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku Utama di Cipondoh, Tangerang
Tragis! Bocah Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku Utama di Cipondoh, Tangerang

Media Pendidikan – 03 Mei 2026 | Pada 2 Mei 2026, Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus tragis seorang bocah berusia 17 tahun di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, yang diduga menjadi korban persetubuhan dan pencabulan setelah dicekoki miras. Polisi kini tengah memburu pelaku utama yang diduga menjadi otak di balik peristiwa tersebut.

Kronologi dimulai ketika korban ditemukan tidak sadarkan diri di rumah temannya setelah mengonsumsi minuman keras. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa minuman tersebut mengandung miras beracun, menyebabkan korban kehilangan kesadaran. Sesaat setelah sadar, korban melaporkan bahwa ia diperkosa oleh beberapa pria yang berada di lokasi.

Baca juga:

“Saya tidak pernah menyangka minuman yang saya minum akan membuat saya kehilangan kesadaran dan menjadi korban,” ujar korban dalam pernyataan kepada pihak kepolisian, menambahkan bahwa ia merasa terpaksa menahan diri karena takut dipermalukan.

Polres Metro Tangerang Kota membentuk tim investigasi khusus, mengamankan barang bukti berupa botol minuman, sampel cairan, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi. Data kepolisian mencatat bahwa pada tahun 2026 terdapat 12 kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Jabodetabek, menunjukkan pola peningkatan yang mengkhawatirkan.

Baca juga:

Selanjutnya, penyidik mengidentifikasi beberapa saksi mata dan mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan (SPP) terhadap tersangka utama yang masih dalam pelarian. Hingga kini, aparat masih mencari dua orang lainnya yang diduga turut berperan dalam perbuatan tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala indikasi pencucian minuman atau perilaku mencurigakan yang dapat membahayakan anak-anak. Penegakan hukum akan terus digencarkan, dan penyidikan kasus ini masih berjalan untuk mengungkap seluruh rangkaian pelaku serta memberi keadilan bagi korban.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *