Media Pendidikan – 14 Mei 2026 | Tencent Holdings, sebuah perusahaan teknologi terbesar di Cina, mengalami laba yang lebih rendah dari yang diharapkan pada tahun 2023. Laba perusahaan ini terganggu karena biaya yang tumbuh lebih tinggi, meskipun penjualan game masih meningkat.
Biaya operasional Tencent juga meningkat menjadi 53,9 miliar yuan, naik 23% dari tahun sebelumnya. Biaya ini terutama disebabkan oleh investasi perusahaan dalam teknologi dan sumber daya manusia.
Wang Tao, direktur keuangan Tencent, mengatakan bahwa perusahaan ini sedang mengalami “tahap transformasi” yang membutuhkan investasi besar untuk meningkatkan kemampuan teknologi dan meningkatkan efisiensi.
Tencent memiliki beberapa bisnis yang sukses, termasuk game populer seperti PUBG Mobile dan Honkai Impact 3rd, serta platform media sosial WeChat yang digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna.
Walaupun laba Tencent terganggu, perusahaan ini masih memiliki pendapatan yang besar dan kemampuan untuk meningkatkan laba di masa depan.
Perusahaan ini juga telah meningkatkan investasi dalam teknologi lainnya, seperti AI dan blockchain, untuk meningkatkan kemampuan teknologi dan meningkatkan efisiensi.


Komentar