Media Pendidikan – 14 Mei 2026 | Koperasi peternak di Lamongan mengembangkan inovasi yang mengejutkan dengan mengolah limbah kotoran sapi menjadi sumber pendapatan yang signifikan. Mereka berhasil menghasilkan pupuk organik yang berkualitas tinggi dan mencatat omzet lebih dari Rp50 juta per bulan.
Keberhasilan koperasi ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi anggota koperasi, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar peternakan. Mereka berhasil mengurangi jumlah limbah kotoran sapi yang dibuang ke lingkungan dan meningkatkan produksi pupuk organik yang dapat digunakan oleh peternak lainnya.
Ke depan, koperasi ini berencana untuk meningkatkan produksi pupuk organik dan mencari pasar baru untuk mengexport produk mereka. Mereka juga berencana untuk mengembangkan teknologi pengolahan kotoran sapi yang lebih canggih dan ramah lingkungan.


Komentar