Media Pendidikan – 12 Mei 2026 | Anis Hidayah, seorang aktivis HAM, telah mengungkapkan berbagai ancaman serius yang dia hadapi dalam perjuangan memperjuangkan hak pekerja migran Indonesia. Ancaman tersebut termasuk doxing dan kriminalisasi yang dilakukan oleh oknum hingga korporasi.
"Saya tidak akan menyerah dalam perjuangan ini. Saya akan terus memperjuangkan hak pekerja migran Indonesia sampai mereka mendapatkan perlakuan yang adil dan manusiawi," kata Anis.
Data menunjukkan bahwa jumlah pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri mencapai ratusan ribu orang. Mereka bekerja di berbagai sektor, termasuk industri manufaktur, pertanian, dan jasa. Namun, banyak dari mereka yang mengalami perlakuan tidak adil dan eksploitasi oleh majikan mereka.
Anis berharap bahwa perjuangannya dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memperjuangkan hak pekerja migran. Dia juga berharap bahwa pemerintah dapat mengambil tindakan yang lebih efektif untuk melindungi hak pekerja migran Indonesia.


Komentar