Daerah
Beranda » Berita » Taspen dan Bank Mantap Salurkan Rp130 Juta untuk Renovasi Rumah di Pagal, Manggarai

Taspen dan Bank Mantap Salurkan Rp130 Juta untuk Renovasi Rumah di Pagal, Manggarai

Taspen dan Bank Mantap Salurkan Rp130 Juta untuk Renovasi Rumah di Pagal, Manggarai
Taspen dan Bank Mantap Salurkan Rp130 Juta untuk Renovasi Rumah di Pagal, Manggarai

Media Pendidikan – 04 April 2026 | JAKARTA — PT Taspen (Persero) bekerja sama dengan Bank Mandiri Taspen, yang dikenal dengan sebutan Bank Mantap, kembali menggelar program bantuan sosial berupa bedah rumah di Desa Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2024 ini menandai komitmen berkelanjutan pemerintah dan institusi keuangan dalam meningkatkan kualitas hunian warga di wilayah terpencil.

Program ini menyalurkan total dana sebesar Rp130 juta, yang dialokasikan untuk memperbaiki struktur bangunan, memperkuat atap, serta memperbaiki instalasi listrik dan sanitasi pada rumah-rumah yang memenuhi kriteria. Setiap rumah yang terpilih menerima bantuan berupa material bangunan, tenaga kerja terampil, serta supervisi teknis dari tim ahli Taspen dan Bank Mantap. Tujuan utama adalah menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat bagi keluarga penerima manfaat.

Baca juga:

Desa Pagal, yang terletak di lereng pegunungan Pulau Timor, selama ini menghadapi tantangan infrastruktur yang berat. Banyak rumah di wilayah ini dibangun dengan bahan tradisional yang rentan terhadap kerusakan akibat cuaca ekstrem, termasuk angin kencang dan curah hujan tinggi. Dengan intervensi bedah rumah, Taslan dan Bank Mantap berharap dapat mengurangi risiko bencana rumah runtuh serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

  • Jumlah rumah yang ditangani: 12 unit rumah keluarga miskin.
  • Nilai bantuan per rumah: Sekitar Rp10,8 juta.
  • Komponen utama bantuan: Penggantian genteng, perbaikan rangka kayu, pemasangan instalasi listrik standar, dan perbaikan saluran air bersih.
  • Pelaksanaan: Dimulai pada 1 April 2024, diperkirakan selesai dalam tiga minggu.

Pejabat Taspen yang hadir, Bapak Rudi Hartono selaku Direktur Program Sosial, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rangkaian aksi korporasi sosial yang berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang kami berikan tidak hanya bersifat sementara, melainkan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa evaluasi pasca‑implementasi akan dilakukan untuk menilai efektivitas perbaikan serta mengidentifikasi kebutuhan tambahan yang mungkin muncul.

Sementara itu, perwakilan Bank Mantap, Ibu Siti Nurhaliza, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam mengoptimalkan sumber daya. “Bank Mantap tidak hanya menyediakan dana, tetapi juga mengintegrasikan keahlian teknis dan manajemen proyek sehingga proses renovasi dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” katanya. Ia menekankan bahwa transparansi penggunaan dana menjadi prioritas utama, dengan mekanisme pelaporan yang terbuka kepada publik.

Baca juga:

Warga yang menjadi penerima manfaat menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Salah satu kepala keluarga, Bapak Yusri, melaporkan bahwa rumahnya sebelumnya mengalami kebocoran atap yang mengakibatkan kerusakan pada dinding dan perabotan. “Sekarang atap sudah kuat, listrik aman, dan kami tidak khawatir lagi saat hujan deras,” ujar Yusri dengan haru. Ia menambahkan bahwa perbaikan ini memberi harapan baru bagi anak-anaknya untuk belajar di rumah tanpa gangguan lingkungan yang tidak layak.

Selain perbaikan fisik, program bedah rumah ini juga mencakup penyuluhan mengenai pemeliharaan rumah dan penggunaan energi yang efisien. Tim teknis memberikan panduan tentang cara menjaga kebersihan saluran air, memeriksa kestabilan struktur kayu, serta mengoptimalkan pencahayaan alami untuk mengurangi beban listrik. Upaya edukatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perawatan rumah secara mandiri.

Program serupa telah dilaksanakan sebelumnya di beberapa daerah lain, namun keberhasilan di Pagal menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat mempercepat perbaikan kualitas hidup. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat, inisiatif ini menunjukkan bagaimana sumber daya yang terfokus dapat menghasilkan perubahan yang signifikan dalam waktu singkat.

Baca juga:

Ke depan, Taspen dan Bank Mantap berencana memperluas cakupan program ke desa‑desa tetangga yang masih mengalami kesulitan serupa. Rencana tersebut mencakup penambahan anggaran, pelibatan lebih banyak relawan teknis, serta kerja sama dengan pihak daerah setempat untuk identifikasi rumah yang paling membutuhkan perbaikan. Dengan langkah ini, diharapkan tercipta jaringan rumah layak huni yang lebih luas di Nusa Tenggara Timur.

Secara keseluruhan, kegiatan bedah rumah di Pagal bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud nyata dari komitmen sosial yang mengedepankan kesejahteraan warga. Dampak positif yang dirasakan oleh keluarga penerima manfaat sekaligus meningkatkan rasa percaya diri masyarakat terhadap institusi yang membantu, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi tantangan pembangunan daerah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *