Ekonomi
Beranda » Berita » Stok Beras Bulog Capai Rekor 5 Juta Ton, Amran Janjikan Keamanan Pangan 11 Bulan

Stok Beras Bulog Capai Rekor 5 Juta Ton, Amran Janjikan Keamanan Pangan 11 Bulan

Stok Beras Bulog Capai Rekor 5 Juta Ton, Amran Janjikan Keamanan Pangan 11 Bulan
Stok Beras Bulog Capai Rekor 5 Juta Ton, Amran Janjikan Keamanan Pangan 11 Bulan

Media Pendidikan – 23 April 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan pada hari ini bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yaitu 5 juta ton. Peningkatan persediaan ini diperkirakan dapat menjamin ketersediaan beras nasional selama 11 bulan ke depan, mengurangi kekhawatiran tentang potensi krisis pangan.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta. Amran menegaskan bahwa stok beras yang kini tersimpan di gudang-gudang Bulog tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua, sehingga distribusi dapat dilakukan secara cepat bila diperlukan.

Baca juga:

“Kami memastikan cadangan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional hingga 11 bulan ke depan,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras, terutama menjelang musim panen berikutnya.

Data resmi menunjukkan bahwa stok 5 juta ton tersebut terdiri atas berbagai varietas beras, termasuk beras premium dan beras medium yang biasanya menjadi pilihan utama konsumen. Dengan kapasitas penyimpanan yang tersebar di 34 gudang utama Bulog, pemerintah dapat merespons fluktuasi permintaan secara efisien.

Baca juga:

Pengumuman ini juga menjadi sinyal positif bagi pasar beras domestik. Pedagang grosir dan e‑komersial melaporkan bahwa harga beras di pasar tradisional tetap stabil, tanpa adanya lonjakan signifikan yang biasanya menyertai laporan tentang kekurangan stok.

Keberhasilan mencapai angka 5 juta ton tidak lepas dari upaya sinergis antara Bulog, pemerintah daerah, serta petani yang meningkatkan produktivitas melalui program subsidi pupuk dan bibit unggul. Program ini diharapkan terus berlanjut untuk mempertahankan tingkat cadangan yang memadai di tahun‑tahun mendatang.

Baca juga:

Dengan stok beras yang berada pada level tertinggi dalam sejarah, pemerintah menegaskan kesiapan menghadapi tantangan ketahanan pangan. Langkah selanjutnya mencakup monitoring berkala terhadap kualitas beras yang disimpan serta penyesuaian distribusi guna memastikan setiap wilayah mendapat pasokan yang tepat waktu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *