Media Pendidikan – 27 Mei 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah hingga nyaris menyentuh level Rp 17.800 per dolar AS belum menjadi ancaman bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah telah memasukkan berbagai skenario tekanan dalam simulasi sebelumnya, termasuk pergerakan kurs dan harga komoditas global.
Rupiah melemah 52 poin atau 0,29 persen di level Rp 17.795 per dolar AS, namun Purbaya menilai kondisi tersebut belum mengharuskan pemerintah melakukan perhitungan ulang terhadap APBN.
Pertumbuhan yield bond turun, sehingga pasar obligasi masih menunjukkan kondisi yang relatif terkendali.
Pemerintah melihat adanya arus modal asing yang kembali masuk ke pasar obligasi domestik.
Purbaya juga menilai kondisi pasar obligasi yang stabil menjadi faktor penting untuk menjaga minat investor asing.


Komentar