Media Pendidikan – 26 Mei 2026 | Siti Hasinah, seorang penjual sate keliling asal Madura, telah berjuang untuk mencari nafkah di Madiun sejak tahun 2003. Ia berjalan kaki menyusuri perumahan di Madiun untuk menawarkan dagangannya, termasuk sate wakul yang khas dari Madura. Meskipun penghasilannya tidak menentu, Mbak Siti tetap merasa cukup dan hidup sederhana.
Ia berangkat dari rumah sekitar pukul 12.00 siang dan berjalan kaki menyusuri jalanan sambil membawa dagangannya. Setiap hari, ia berhenti ketika ada pembeli dan kadang-kadang harus terus berjalan karena tidak ada yang membeli. Suara langkah kaki dan sesekali sapaan pelan menjadi bagian dari rutinitasnya.
Mbak Siti juga memiliki keluarga di Madura dan rutin pulang setiap bulan. Namun, ada satu hal yang paling ia rindukan, yaitu anaknya. Tantangan terbesar yang ia rasakan adalah saat dagangannya sepi pembeli, namun ia tetap menjalani pekerjaannya dengan sabar.


Komentar