Media Pendidikan – 05 Juli 2026 | Di era modern yang serba pamer, kita mudah menilai seseorang hanya dari apa yang tampak di permukaan. Kita kerap mengagumi pencapaian di media sosial, gelar akademis yang berderet, atau status sosial yang mentereng.
Hanya saja, di tengah riuhnya dunia yang sibuk membangun etalase diri tersebut, fondasi kemanusiaan bernama integritas perlahan-laahan runtuh secara sunyi.
Integritas kini sering dianggap sebagai beban moral yang kuno dan melelahkan, digantikan oleh pertanyaan pragmatis yang ironis: mengapa harus repot-repot jujur jika jalan pintas menjanjikan kesuksesan yang jauh lebih cepat?
Di dunia profesional dan akademis, hilangnya integritas ini sering berlindung di balik kalimat pembenaran, "Semua orang juga melakukannya."
Tanpa integritas yang mengakar kuat, hukum hanya akan menjadi celah formalitas yang siap diakali oleh pemilik kuasa dan modal.
Menjaga integritas di era modern adalah sebuah tindakan kepahlawanan yang paling sunyi karena tidak menghasilkan tepuk tangan instan atau keuntungan finansial yang cepat.


Komentar