Media Pendidikan – 05 Juli 2026 | Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mendorong keberadaan Museum Pos Indonesia untuk ditingkatkan statusnya menjadi cagar budaya nasional. Hal ini disampaikannya saat melakukan peninjauan Museum Pos Indonesia di Bandung, Jawa Barat.
Fadli Zon juga menyoroti perlengkapan pengiriman dari berbagai era, seperti peralatan pos, prangko, dan surat, sebagai bagian dari perjalanan sejarah Indonesia yang perlu dikenalkan kepada generasi muda. Ia mengingatkan bahwa peran Pos Indonesia tak hanya sebagai penyedia layanan komunikasi, tetapi juga menjadi saksi perjalanan bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan.
Direktur Komersial PT Pos Indonesia, Fahdel Akbar, mengapresiasi atensi Kementerian Kebudayaan terhadap Museum Pos Indonesia. Pos Indonesia berkomitmen menjaga dan melestarikan warisan sejarah perusahaan sebagai bagian dari sejarah perjalanan bangsa.
Selain itu, Fadli Zon juga mengajak Pos Indonesia untuk kembali membudayakan tradisi menulis surat, khususnya di kalangan pelajar. Menulis surat dengan tulisan tangan, menurutnya, mampu membangun ekspresi, kreativitas, serta kedekatan emosional yang tidak tergantikan oleh teknologi digital.


Komentar