Artikel
Beranda » Berita » Kalender Bali Selasa 14 April: Hari Anggara Umanis Landep Baik untuk Beternak dan Pekerjaan dengan Api

Kalender Bali Selasa 14 April: Hari Anggara Umanis Landep Baik untuk Beternak dan Pekerjaan dengan Api

Kalender Bali Selasa 14 April: Hari Anggara Umanis Landep Baik untuk Beternak dan Pekerjaan dengan Api
Kalender Bali Selasa 14 April: Hari Anggara Umanis Landep Baik untuk Beternak dan Pekerjaan dengan Api

Media Pendidikan – 14 April 2026 | Denpasar, 14 April 2024 – Menurut perhitungan kalender tradisional Bali, hari Selasa tanggal 14 April 2024 masuk dalam kategori Anggara Umanis Landep. Kombinasi tiga unsur ini menandakan bahwa hari ini dianggap menguntungkan untuk kegiatan beternak serta pekerjaan yang melibatkan penggunaan api, seperti kerajinan logam dan pengolahan makanan tradisional.

Kalender Bali yang dikenal dengan nama Pawukon mengatur siklus mingguan 10 wuku, masing-masing terdiri atas tujuh hari. Setiap hari memiliki nama dan sifat khusus yang memengaruhi aktivitas masyarakat. Anggara merupakan hari yang berhubungan dengan unsur api, Umanis melambangkan hewan ternak, sedangkan Landep menandakan kestabilan dan ketertiban. Kombinasi ketiganya memberikan sinyal bagi para petani, peternak, dan pengrajin untuk memanfaatkan energi positif pada hari tersebut.

Baca juga:

Para peternak di daerah Badung dan Gianyar, misalnya, biasanya memanfaatkan hari Anggara Umanis Landep untuk memperbanyak ternak, memindahkan hewan, atau melakukan perawatan kesehatan pada sapi dan kambing. “Selasa hari ini (14/4) berdasarkan kalender Bali masuk Anggara Umanis Landep,” ujar seorang praktisi tradisional setempat yang menegaskan pentingnya mengikuti penanda kalender dalam mengoptimalkan hasil peternakan.

Di sisi lain, para pengrajin logam di Denpasar dan sekitarnya memanfaatkan energi api pada hari Anggara untuk proses peleburan dan pembentukan perhiasan atau peralatan rumah tangga. Karena Landep menambahkan elemen kestabilan, proses tersebut dianggap lebih aman dan menghasilkan kualitas yang lebih baik. Selain itu, dapur tradisional yang menggunakan tungku kayu juga dianggap lebih efisien pada hari ini, sehingga banyak keluarga memilih memasak menu khas Bali yang memerlukan pemanggangan atau penggorengan intensif.

Baca juga:

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada bulan April 2023, produksi ternak di Kabupaten Badung meningkat sebesar 3,2% dibandingkan bulan sebelumnya, sebagian dipengaruhi oleh penerapan prinsip kalender Bali dalam penjadwalan kegiatan. Sementara itu, jumlah pengrajin logam yang melaporkan peningkatan penjualan barang hasil kerja pada minggu pertama April mencapai 12% menurut Asosiasi Pengrajin Logam Bali.

Para ahli budaya Bali menekankan bahwa meskipun modernisasi telah mengubah banyak aspek kehidupan, kepercayaan terhadap kalender Pawukon tetap kuat. Mereka menyarankan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan ramalan semata, tetapi juga memadukannya dengan pengetahuan teknis dan manajemen risiko.

Baca juga:

Dengan demikian, Selasa 14 April menjadi momentum penting bagi warga Bali yang ingin memaksimalkan produktivitas di sektor peternakan dan kerajinan yang melibatkan api. Mengikuti ritme alam melalui kalender tradisional dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga keseimbangan antara warisan budaya dan kebutuhan ekonomi modern.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *