Media Pendidikan – 21 Juni 2026 | Perhimpunan Guru (PG) Indonesia mengecam klaim efisiensi Badan Guru dan Dosen (BGN) dalam mengelola Dana Bantuan Guru (MBG). Menurut PG, besarnya anggaran yang diajukan oleh BGN tidak menunjukkan keaktifan yang sungguh-sungguh dalam melakukan evaluasi terhadap program MBG.
PG mengatakan bahwa BGN harus lebih transparan dalam membagikan dana MBG kepada guru-guru yang berhak menerima. Mereka juga menuntut BGN untuk melakukan evaluasi yang lebih komprehensif terhadap program MBG agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitasnya.
Baca juga:
PG berharap BGN dapat lebih serius dalam mengelola MBG dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Baca juga:
Baca juga:


Komentar