Media Pendidikan – 03 Juli 2026 | FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dua dosen tetap non-ASN mengungkapkan pengalaman mereka terkait persoalan kesejahteraan dan penghasilan. Mereka masing-masing menerima gaji sebesar Rp2,6 juta, namun mereka belum dapat mendapatkan sertifikat pendidik negara (Serdos).
Mereka menyatakan bahwa gaji mereka tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama dalam hal biaya hidup dan pendidikan anak. Meskipun mereka telah bekerja keras sebagai dosen, namun mereka belum dapat menikmati kesejahteraan yang layak.
Mereka berharap pemerintah dapat meningkatkan gaji mereka dan memberikan bantuan tambahan untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka juga berharap dapat mendapatkan Serdos yang layak untuk memperkuat status mereka sebagai dosen.
Permasalahan ini tidak hanya dialami oleh dua dosen tersebut, namun juga oleh banyak dosen lainnya yang bekerja sebagai non-ASN. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih lanjut pada permasalahan ini dan mengambil tindakan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.


Komentar