Daerah
Beranda » Berita » Pemprov Sulsel Gaspol Pengaspalan 300 Meter di Aroepala, Atasi Debu Parah di Malam Hari

Pemprov Sulsel Gaspol Pengaspalan 300 Meter di Aroepala, Atasi Debu Parah di Malam Hari

Pemprov Sulsel Gaspol Pengaspalan 300 Meter di Aroepala, Atasi Debu Parah di Malam Hari
Pemprov Sulsel Gaspol Pengaspalan 300 Meter di Aroepala, Atasi Debu Parah di Malam Hari

Media Pendidikan – 18 April 2026 | Makassar, 18 April 2026Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menanggapi keluhan warga mengenai debu tebal di ruas jalan Aroepala dengan melakukan pengaspalan sepanjang 300 meter pada malam hari. Langkah ini diharapkan dapat meredam masalah kesehatan dan gangguan lalu lintas yang disebabkan oleh lapisan tanah yang belum diaspal.

Pengaspalan dilakukan pada malam hari, tepatnya setelah pukul 20.00 WIB, untuk meminimalkan gangguan pada arus lalu lintas utama. Tim kerja menggunakan mesin gaspol dengan suhu tinggi, sehingga dapat mempercepat proses pengerasan aspal tanpa menimbulkan bau berlebih. Selama proses, sebagian jalan ditutup sementara dan diarahkan ke jalur alternatif yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca juga:

Ruas Aroepala yang terletak di Kabupaten Gowa ini menghubungkan beberapa desa pertanian dengan pusat kota Makassar. Panjang total jalan yang terdampak debu diperkirakan sekitar 5 kilometer, namun prioritas perbaikan difokuskan pada segmen 300 meter yang paling rawan karena kondisi tanah yang mudah terangkat oleh kendaraan berat.

Pejabat Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel, Budi Santoso, menjelaskan bahwa tindakan pengaspalan malam hari dipilih untuk mengurangi risiko kecelakaan dan mengoptimalkan waktu pengerjaan. “Kami menyiapkan tim khusus yang siap bekerja intensif pada malam hari, sehingga perbaikan dapat selesai sebelum jam sibuk pagi,” kata Budi.

Baca juga:

Data awal menunjukkan bahwa tingkat partikel PM10 di area Aroepala turun sekitar 45% setelah pengaspalan selesai, berdasarkan pengukuran sementara yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup setempat. Penurunan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara bagi warga sekitar serta mengurangi keluhan terkait iritasi pernapasan.

Pengaspalan ini merupakan bagian dari program perbaikan infrastruktur jalan di Sulawesi Selatan yang diluncurkan pada awal tahun 2026. Program tersebut mencakup perbaikan jalan provinsi, penataan drainase, serta peningkatan keamanan lalu lintas. Pemerintah menargetkan penyelesaian total 15 kilometer jalan rusak dalam enam bulan ke depan.

Baca juga:

Warga setempat menyambut positif aksi cepat pemda. “Akhirnya ada tindakan nyata, debu yang mengganggu kami selama ini berkurang,” ujar salah satu warga, Siti Aminah, yang tinggal di dekat titik pengaspalan. Meskipun demikian, mereka berharap perbaikan dapat diperluas ke seluruh jalur Aroepala yang belum terasphalt.

Dengan selesainya tahap awal pengaspalan, Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus memantau kondisi jalan dan kualitas udara, serta menindaklanjuti permintaan perbaikan lebih lanjut dari masyarakat. Pengaspalan 300 meter di Aroepala menjadi contoh respons cepat pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan infrastruktur yang berdampak langsung pada keseharian warga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *