Media Pendidikan – 22 April 2026 | JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pentingnya Indonesia memperkuat daya saing serta ketahanan ekonomi melalui proses aksesi ke Organisasi Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang menyoroti tantangan global yang semakin tidak pasti.
Airlangga menekankan bahwa kebijakan publik harus bersifat adaptif dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang. “Kami harus memastikan kebijakan yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang,” ujar Menko tersebut, menambahkan bahwa langkah strategis ini menjadi bagian integral dari upaya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika ekonomi dunia.
Strategi Indonesia Menuju OECD
Ia juga menyinggung bahwa pencapaian standar OECD dapat menstimulus peningkatan investasi asing langsung, karena investor internasional cenderung menilai negara anggota OECD sebagai lingkungan yang lebih stabil dan dapat diprediksi. Dengan demikian, aksesi ini diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, Menko menegaskan bahwa kebijakan adaptif harus melibatkan koordinasi lintas sektoral, termasuk kementerian keuangan, perindustrian, dan pendidikan. Penyelarasan kebijakan di tingkat nasional akan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dalam menghadapi fluktuasi eksternal.
Dalam konteks regional, Indonesia berupaya menjadikan diri sebagai poros ekonomi Asia Tenggara yang dapat bersaing secara global. Aksesi OECD dipandang sebagai langkah untuk menegaskan posisi tersebut, sekaligus memperluas jaringan kerja sama dengan negara‑negara maju.
Menko Airlangga menutup paparan dengan harapan bahwa proses aksesi akan berlangsung lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam mewujudkan kebijakan yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi yang kuat.


Komentar