Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | Jakarta – Koalisi masyarakat sipil mengecam tindakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang membubarkan kegiatan pemutaran film berjudul Pesta Babi di Ternate.
Koalisi masyarakat sipil ini berpendapat bahwa kebebasan berekspresi adalah hak asasi yang harus dilindungi dan dihargai.
Baca juga:
Mereka juga mengatakan bahwa larangan TNI atas film Pesta Babi tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mengancam kebebasan berekspresi masyarakat.
Baca juga:
Dalam sebuah pernyataan, koalisi masyarakat sipil ini menyatakan bahwa mereka akan terus memperjuangkan kebebasan berekspresi dan menghargai hak asasi manusia.
Baca juga:


Komentar