Media Pendidikan – 22 Juni 2026 | Kolesterol sisa diyakini lebih berbahaya daripada kolesterol jahat LDL. Kolesterol sisa merupakan jenis kolesterol yang tidak terikat dengan reseptor di hati dan dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri.
“Kolesterol sisa lebih destruktif daripada kolesterol jahat karena dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri yang lebih cepat dan parah”, kata seorang ahli.
Penelitian menunjukkan bahwa kolesterol sisa dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengontrol kadar kolesterol sisa dalam tubuh.
Data menunjukkan bahwa sekitar 30% dari total kolesterol dalam tubuh merupakan kolesterol sisa. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan kolesterol secara teratur untuk mendeteksi kadar kolesterol sisa yang abnormal.
Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian tentang kolesterol sisa telah meningkat. Para ilmuwan berusaha untuk memahami lebih lanjut tentang kolesterol sisa dan bagaimana cara mengontrolnya.


Komentar