Media Pendidikan – 15 April 2026 | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan empat pilar utama pembangunan provinsi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 yang dilaksanakan di Gedung Pakuan, Rabu (15/4/2026). Empat sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan industri, dengan target peningkatan layanan dasar secara merata hingga pelosok desa.
Fokus Pendidikan
Pemerintah provinsi menargetkan seluruh warga Jawa Barat dapat melanjutkan pendidikan hingga tingkat SMA atau SMK. Upaya ini akan diwujudkan melalui pembangunan ruang kelas baru serta pemberian subsidi bagi keluarga miskin, tidak terbatas pada sekolah negeri saja. “Optimalkan layanan pendidikan agar seluruh masyarakat Jawa Barat bisa bersekolah sampai SMA dan SMK, dengan membangun ruang kelas baru dan memberikan subsidi kepada masyarakat miskin,” ujar Dedi Mulyadi usai Musrenbang.
Subsidi pendidikan dirancang untuk menurunkan angka putus sekolah, terutama di daerah yang sebelumnya belum terjangkau fasilitas belajar yang memadai.
Fokus Kesehatan
Di bidang kesehatan, provinsi berkomitmen menjamin akses layanan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk yang belum terdaftar dalam BPJS. Gubernur menjelaskan bahwa bila warga tidak mampu dan membutuhkan perawatan kelas tiga di rumah sakit tertentu, biaya akan ditanggung oleh pemerintah kota, kabupaten, atau provinsi.
Fokus Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur diprioritaskan pada jaringan jalan, irigasi, dan penyediaan air bersih. Pemerintah menyiapkan alokasi minimal 7,5 % dari APBD untuk proyek infrastruktur, dengan tujuan menciptakan konektivitas hingga tingkat desa pada tahun 2029. “Targetnya pada 2029 konektivitas sudah terbangun sampai desa sehingga tidak ada lagi jalan desa yang rusak,” kata Dedi.
Rencana tersebut mencakup perbaikan jalan utama, pembangunan jembatan, serta peningkatan sistem irigasi yang dapat mendukung sektor pertanian.
Fokus Industri
Sektor industri dijadikan motor penggerak ekonomi daerah. Pemerintah akan memperkuat konektivitas kawasan industri dengan pelabuhan, jalan tol, dan jaringan transportasi yang memudahkan distribusi barang. Pembangunan industri juga diimbangi dengan kebijakan ramah lingkungan, menjaga keaslian desa, pesisir, dan wilayah pegunungan.
Gubernur menegaskan, “Kita ingin semua wilayah, dari Depok, Bekasi sampai Pangandaran, serta dari Cirebon hingga Bogor dan Sukabumi, saling terkoneksi dengan baik,” menandakan komitmen integrasi wilayah yang seimbang.
Keseluruhan strategi empat fokus ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus menurunkan kesenjangan antarwilayah dan memperkuat daya saing ekonomi provinsi.


Komentar