Media Pendidikan – 23 April 2026 | Menko Pendayagunaan Menteri (PM) Budi Arie Setiadi, yang lebih dikenal sebagai Cak Imin, memberikan respons tegas terhadap sorotan publik mengenai potensi vape yang disalahgunakan untuk narkotika. Dalam pernyataannya, Cak Imin menekankan bahwa isu ini memerlukan respons bijak, bukan sekadar reaksi emosional, serta menyoroti perlunya data akurat, edukasi luas, dan kolaborasi lintas sektor untuk mencegah dampak negatif pada generasi muda.
Respons Cak Imin disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada minggu lalu, menyusul beragam laporan media yang mengaitkan produk vape dengan penyalahgunaan narkoba. Menko menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat mengabaikan peringatan tersebut, namun juga mengingatkan bahwa tindakan yang diambil harus berbasis bukti. “Kita tidak boleh lengah menghadapi potensi penyalahgunaan vape untuk narkoba,” ujar Cak Imin dengan nada serius.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Cak Imin menyoroti pentingnya mengumpulkan data terperinci mengenai pola konsumsi vape di kalangan remaja serta hubungan potensial dengan narkotika. Ia menambahkan bahwa data tersebut menjadi dasar bagi kebijakan yang efektif, termasuk regulasi produk, pembatasan iklan, dan pengawasan distribusi. Selain itu, Cak Imin menekankan peran edukasi di sekolah, komunitas, dan keluarga untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan yang dapat timbul.
Kolaborasi lintas sektor menjadi poin utama dalam strategi yang diusulkan. Cak Imin mengajak kementerian terkait, lembaga penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, serta pelaku industri vape untuk bekerja sama dalam penyusunan standar keamanan, program pencegahan, serta mekanisme pelaporan penyalahgunaan. Ia berharap sinergi ini dapat memperkuat sistem pencegahan yang bersifat preventif, bukan sekadar penindakan pasca‑kejadian.
Sejauh ini, pemerintah masih dalam tahap mengkaji data awal dan merancang regulasi yang seimbang antara hak konsumen dan kepentingan kesehatan publik. Cak Imin menutup dengan harapan bahwa semua pihak dapat bersikap proaktif, mengedepankan data, dan tidak mengabaikan sinyal peringatan yang muncul. Dengan langkah terkoordinasi, diharapkan peredaran vape yang berpotensi menjadi sarana narkoba dapat ditekan, melindungi generasi muda dari bahaya tersembunyi.


Komentar