Media Pendidikan – 20 Mei 2026 | Sebanyak 9 warga negara Indonesia (WNi) yang tergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla ke Gaza diduga diculik oleh Israel di perairan internasional, sebelah selatan Siprus. Informasi ini diperbarui oleh Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Sebelumnya, hanya 7 WNI yang dilaporkan terlibat dalam kejadian tersebut.
Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandi, mengkonfirmasi bahwa Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo terkonfirmasi ditahan setelah kapal Kasri Sadabat diintersep. Daftar WNI yang diduga ditahan Israel mencakup Thoudy Badai, Rahendro Herubowo, Bambang Noroyono, Andre Prasetyo Nugroho, Andi Angga, Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasano, Asad Aras Muhammad, dan Hendro Prasetyo.
"Asad dan Hendro terkonfirmasi intersep, kapal Kasri Sadabat," kata Harfin.
Kejadian ini terjadi saat Global Sumud Flotilla melakukan pelayaran ke Gaza. GPCI telah mengupdate informasi terkait kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa WNI yang terlibat berasal dari berbagai profesi, termasuk jurnalis dan aktivis.


Komentar