Media Pendidikan – 20 Mei 2026 | Berbagai upaya sedang dilakukan oleh Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Tempo, dan Republika untuk menyelamatkan para delegasi termasuk WNI yang diduga diculik militer Israel. Menurut Jajang Nurjaman, Dewan Pengarah GPCI, mereka akan melakukan pemulangan delegasi yang diculik sampai ke negara masing-masing, memastikan kondisi keluarga para delegasi tersebut, serta mendorong pemerintah masing-masing untuk pro aktif dalam jalur diplomasi.
GPCI juga aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah, Kementerian Luar Negeri, dan diplomat Indonesia di luar negeri untuk memulangkan para delegasi yang diculik.
Sementara itu, Tempo dan Republika juga melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan para jurnalis dan delegasi yang diculik. Mereka berkoordinasi dengan GPCI dan GSF, serta memanfaatkan channel jaringan mereka untuk mencari tahu kabar rekan-rekan yang lain.
Hingga kini, total ada 7 WNI yang diduga diculik militer Israel, termasuk jurnalis dan aktivis. Berikut daftar mereka:
- Thoudy Badai (Jurnalis Republika) – Kapal Ozgurluk
- Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aim Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022) – Kapal Ozgurluk
- Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) – Kapal Boralize
- Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) – Kapal Ozgurluk
- Andi Angga (Aktivis) – Kapal Josef
- Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) – Kapal Zafiro
- Ronggo Wirasano (Aktivis) – Kapal Zafiro


Komentar