Nasional
Beranda » Berita » Penguatan Karakter Jadi Fokus Bima Arya di Penutupan Magang Kemendagri

Penguatan Karakter Jadi Fokus Bima Arya di Penutupan Magang Kemendagri

Penguatan Karakter Jadi Fokus Bima Arya di Penutupan Magang Kemendagri
Penguatan Karakter Jadi Fokus Bima Arya di Penutupan Magang Kemendagri

Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Jakarta, 6 Mei 2026 – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan pentingnya penguatan karakter dalam kepemimpinan pada acara penutupan program magang Kementerian Dalam Negeri. Acara yang dihadiri oleh peserta magang, pejabat kementerian, dan pihak terkait ini menjadi ajang penyampaian pesan strategis tentang nilai-nilai pribadi yang mendasari keberhasilan seorang pemimpin.

Dalam sambutannya, Bima Arya menyoroti bahwa karakter berperan sebesar 80 % dalam menentukan kesuksesan seseorang, melampaui peran kompetensi teknis. Ia menekankan bahwa kualitas internal seperti integritas, etika kerja, dan ketahanan mental harus menjadi prioritas utama bagi para generasi muda yang baru memasuki dunia birokrasi.

Baca juga:

“Karakter merupakan 80 % faktor utama dalam keberhasilan kepemimpinan, lebih penting daripada sekadar kompetensi teknis,” ujar Bima Arya. Pernyataan tersebut menjadi inti pesan yang ingin ia sampaikan kepada para peserta magang, yang diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam karier mereka ke depan.

Acara penutupan tersebut juga menampilkan penyerahan sertifikat kepada para peserta, sekaligus pengumuman bahwa mereka telah menyelesaikan fase magang dengan penilaian yang mencakup aspek kompetensi dan perilaku karakter. Penilaian ini mencerminkan komitmen Kemendagri untuk menilai tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan etika kerja masing‑masing.

Baca juga:

Para peserta, yang terdiri dari lulusan universitas terkemuka, menyambut baik pesan Bima Arya. Mereka menyatakan kesiapan untuk menerapkan nilai‑nilai karakter dalam tugas sehari‑hari, baik di lingkungan kementerian maupun di sektor publik lainnya.

Penguatan karakter yang ditekankan Bima Arya sejalan dengan agenda nasional untuk meningkatkan kualitas aparatur negara. Pemerintah menargetkan agar 80 % pejabat publik memiliki standar karakter yang tinggi, sejalan dengan upaya memperbaiki layanan publik dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Baca juga:

Dalam penutupannya, Bima Arya mengajak seluruh pihak terkait untuk terus memelihara budaya karakter yang kuat, baik melalui pelatihan, mentoring, maupun evaluasi berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan institusi tidak lepas dari kualitas moral pemimpinnya.

Acara berakhir dengan harapan bahwa para alumni magang akan menjadi agen perubahan yang menumbuhkan budaya karakter di setiap unit kerja, sehingga kontribusi mereka dapat mewujudkan birokrasi yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *