Media Pendidikan – 27 April 2026 | Maskapai berizin Korea Selatan, T’way Air, resmi memperluas jaringan internasionalnya dengan menambah rute baru antara Bandara Internasional Incheon dan Bandara Internasional Soekarno‑Hatta. Penerbangan pertama dijadwalkan berangkat pada 29 April dan akan beroperasi sebanyak lima kali dalam seminggu.
Jadwal penerbangan ditetapkan pada Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Dari Incheon, pesawat lepas landas pukul 15.10 waktu setempat dan diperkirakan mendarat di Jakarta sekitar pukul 20.10 WIB. Sebaliknya, penerbangan kembali dari Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 21.50 WIB dan tiba di Incheon pada keesokan harinya pukul 07.05 waktu setempat, dengan total waktu tempuh sekitar tujuh jam sepuluh menit.
“Rute Incheon‑Jakarta akan beroperasi lima kali seminggu, yaitu pada Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu,” ujar perwakilan T’way Air dalam keterangan resmi. Untuk menutup jarak menengah tersebut, maskapai menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330‑300 yang memiliki kapasitas total 347 kursi, terdiri dari 12 kursi kelas Bisnis dan 335 kursi kelas Ekonomi. Seluruh penumpang dijanjikan mendapatkan layanan makanan gratis selama penerbangan, sebuah nilai tambah yang jarang diberikan pada rute sekelas ini.
Pembukaan rute ini merupakan bagian dari alokasi ulang hak lalu lintas udara yang diberikan kepada T’way Air setelah proses evaluasi kompetitif pada Januari lalu. Maskapai menyatakan telah menyiapkan segala aspek operasional, mulai dari pembukaan cabang lokal, kesiapan kru kabin, hingga perawatan pesawat, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Seiring dengan peluncuran rute, T’way Air menawarkan serangkaian promosi menarik melalui situs web dan aplikasi resminya hingga 31 Mei. Periode perjalanan promo berlaku hingga 24 Oktober, meliputi paket kupon selamat datang, pembebasan biaya tiket, notifikasi tarif khusus, serta kode diskon eksklusif bagi anggota baru. Penawaran ini diharapkan dapat meningkatkan minat pelancong, khususnya wisatawan dan pebisnis yang rutin melakukan perjalanan antara Korea Selatan dan Indonesia.
Di tengah dinamika industri penerbangan Korea Selatan, terutama setelah proses merger antara Korean Air dan Asiana Airlines, T’way Air juga tengah mempersiapkan perubahan identitas. Pada rapat umum pemegang saham terbaru, diputuskan untuk mengganti nama menjadi Trinity Air, meskipun perubahan nama tersebut masih menunggu persetujuan otoritas terkait sebelum dapat diterapkan dalam operasional.
Dengan hadirnya rute baru ini, konektivitas antara kedua negara diharapkan akan meningkat, membuka peluang baru bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi. Penambahan frekuensi penerbangan lima kali seminggu juga memberi pilihan lebih fleksibel bagi penumpang, memperkuat posisi T’way Air sebagai salah satu pemain penting di pasar penerbangan Asia‑Pasifik.


Komentar