Media Pendidikan – 19 April 2026 | Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora yang dikenal dengan sebutan Nus Kei (59), tewas setelah menjadi korban penusukan di Bandara Sadsuitubun. Kejadian tersebut terjadi pada hari yang sama ketika ia sedang menjalankan tugas resmi, menimbulkan duka mendalam bagi partai dan masyarakat setempat.
“Detik-detik Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei tewas ditikam,” demikian judul laporan yang menyiratkan kronologis singkat kejadian. Penyebab pasti penusukan masih dalam penyelidikan kepolisian, namun pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka sedang mengumpulkan bukti dan mencari saksi mata yang berada di sekitar lokasi pada saat insiden terjadi.
Kepergian Nus Kei meninggalkan kekosongan signifikan di struktur partai Golkar wilayah Maluku Tenggara. Sebagai ketua DPC, ia dikenal aktif menggalang dukungan politik serta memfasilitasi program pembangunan daerah. Anggota partai dan tokoh politik setempat menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Salah satu rekan sejawat menyatakan, “Kehilangan sosok pemimpin yang berdedikasi seperti Nus Kei merupakan pukulan berat bagi kami semua.”
Data resmi menunjukkan bahwa Bandara Sadsuitubun melayani ratusan penumpang setiap bulannya, menjadikannya titik strategis bagi aktivitas politik dan ekonomi di daerah. Insiden ini menjadi peringatan akan pentingnya peningkatan keamanan di fasilitas publik, khususnya di wilayah yang sering menjadi sarana mobilitas pejabat publik.
Hingga kini, keluarga almarhum belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab atau motif serangan. Pemerintah daerah dan pihak Partai Golkar berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga serta memastikan proses hukum berjalan transparan. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi.


Komentar