Nasional
Beranda » Berita » Profil Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Usulkan Gerbong Wanita di Tengah dan Pernah Jadi Produser TV

Profil Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Usulkan Gerbong Wanita di Tengah dan Pernah Jadi Produser TV

Profil Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Usulkan Gerbong Wanita di Tengah dan Pernah Jadi Produser TV
Profil Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Usulkan Gerbong Wanita di Tengah dan Pernah Jadi Produser TV

Media Pendidikan – 30 April 2026 | Arifah Fauzi resmi menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan dan Pengawasan Anggaran (PPPA) sejak dilantik pada 21 Oktober 2024 dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto. Menteri yang kini mengusulkan penambahan gerbong khusus wanita di tengah kereta api ini sebelumnya dikenal sebagai produser televisi, menandakan perjalanan kariernya yang beragam dari dunia hiburan ke panggung politik nasional.

Usulan gerbong wanita di tengah kereta muncul sebagai respons atas meningkatnya keluhan penumpang perempuan terkait keamanan dan kenyamanan selama perjalanan. Menurut data Kementerian Perhubungan, lebih dari 30 persen penumpang kereta api merupakan perempuan, namun sebagian besar melaporkan rasa tidak aman di gerbong yang padat. Dengan menempatkan gerbong khusus wanita di posisi tengah, Arifah berharap dapat meminimalkan gangguan dan menciptakan ruang yang lebih privat.

Baca juga:

“Saya yakin penempatan gerbong wanita di tengah kereta akan meningkatkan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang perempuan,” ujar Arifah Fauzi dalam konferensi pers yang diadakan di kantor Kementerian PPPA. Pernyataan tersebut menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam kebijakan transportasi, sebuah langkah yang jarang diangkat di tingkat kementerian.

Sebelum terjun ke dunia politik, Arifah meniti karier sebagai produser televisi selama lebih dari satu dekade. Ia pernah memimpin produksi beberapa program hiburan yang berhasil meraih rating tinggi, memperlihatkan kemampuannya dalam mengelola tim kreatif dan anggaran besar. Pengalaman tersebut diyakini memberi kontribusi pada pendekatan manajerialnya yang terstruktur dan komunikatif dalam mengelola kementerian.

Baca juga:

“Saat ini, Arifah Fauzi dikenal tengah menjabat sebagai Menteri PPPA,” tercatat dalam laporan resmi pemerintah, menegaskan posisi strategisnya dalam mengawasi alokasi anggaran pembangunan. Sebagai Menteri PPPA, ia bertanggung jawab menyelaraskan prioritas pembangunan nasional dengan kebijakan fiskal, termasuk pengalokasian dana untuk proyek infrastruktur transportasi yang mendukung usulan gerbong wanita.

Usulan ini kini tengah dipertimbangkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Jika diterima, implementasinya diperkirakan memerlukan investasi tambahan sekitar Rp 150 miliar untuk renovasi interior kereta dan pelatihan staf. Angka tersebut masih dalam tahap kajian, namun pihak kementerian menegaskan bahwa biaya tersebut sebanding dengan manfaat peningkatan kepuasan penumpang.

Baca juga:

Secara keseluruhan, profil Arifah Fauzi menampilkan perpaduan antara latar belakang media yang kreatif dan kepakaran dalam pengelolaan anggaran publik. Langkahnya mengusulkan gerbong wanita di tengah kereta tidak hanya mencerminkan kepedulian terhadap isu gender, tetapi juga menandai upaya konkret pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi massal di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *