Media Pendidikan – 18 Juni 2026 | Petani di Silo, Jember, melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Jember. Mereka memprotes rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Batalyon TP) yang disebut akan berdiri di atas lahan pertanian produktif.
Rencana pembangunan ini dinilai akan mengancam keberlangsungan hidup petani dan mengganggu produksi pangan. Petani khawatir bahwa alih fungsi lahan pertanian akan menyebabkan kekurangan pangan dan berdampak pada perekonomian masyarakat setempat.
"Kami tidak ingin lahan pertanian kami diambil untuk kepentingan lain. Kami ingin tetap menjaga lahan pertanian ini untuk keberlangsungan hidup kami dan masyarakat sekitar," kata salah seorang petani.
DPRD Jember diminta untuk turut campur dalam menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa hak-hak petani dilindungi. Petani berharap bahwa pemerintah dapat mencari alternatif lain untuk pembangunan Batalyon TP, sehingga tidak mengganggu lahan pertanian yang sudah ada.
Aksi demonstrasi ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk organisasi petani dan aktivis lingkungan. Mereka mendukung tuntutan petani dan menyerukan agar pemerintah lebih transparan dan akuntabel dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan penggunaan lahan.


Komentar