Media Pendidikan – 17 Juni 2026 | Anggota Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Rabu (17/6). Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut laporan mereka atas kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Dimas Bagus Arya, Koordinator KontraS, akan diperiksa dan menegaskan kembali bahwa jumlah pelaku penyiraman air keras tersebut berjumlah 16 orang.
Dalam pemeriksaan, Dimas akan menunjukkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan oleh TAUD, termasuk rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian di Jalan Talang, Salemba, Jakarta Pusat.
TAUD telah mengumpulkan lebih dari 100 rekaman kamera CCTV dan menyatakan bahwa bukti-bukti tersebut menunjukkan adanya koordinasi antara empat orang yang telah disidangkan di peradilan militer dengan dua belas orang lainnya.
Dimas mengatakan bahwa TAUD telah melakukan investigasi dan menemukan bukti-bukti yang cukup untuk menaikkan kasus dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
TAUD juga menilai bahwa kasus ini seharusnya sudah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan karena telah terkumpul cukup bukti.


Komentar