Media Pendidikan – 10 Juni 2026 | Rupiah ditutup naik 0,63 persen atau 114 poin menjadi Rp17.944 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini.
Mengacu data Bloomberg, rupiah mampu bertahan dari tekanan dolar AS, meskipun kondisi Timur Tengah kembali memanas.
“AS melancarkan serangan baru ke Iran pada Selasa, setelah jatuhnya helikopter militer AS di dekat Selat Hormuz. Serangan itu dibalas oleh Iran dengan menargetkan pangkalan militer AS di Yordania dan di sejumlah negara Teluk lainnya,” kata Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi.
Harga minyak Brent hari ini naik menjadi USD92,29 per barel, dan harga minyak WTI naik menjadi USD88,97 per barel.
“Kenaikan harga minyak juga memperkuat kekhawatiran akan inflasi tinggi karena naiknya harga bahan bakar. Sehingga mengurangi ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga bank sentral AS,” ujar Ibrahim.
Pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi AS yang diprakirakan akan naik menjadi 4,2 persen pada Mei 2026.
Rupiah menguat ditopang sentimen positif pasar terhadap kenaikan suku bunga BI pada Selasa kemarin.


Komentar