Media Pendidikan – 13 Mei 2026 | Pemerintah Pusat Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menerapkan sistem satu pintu di Terminal Ajyad demi meningkatkan keselamatan jemaah haji Indonesia. Kebijakan ini dilaksanakan untuk mengatur arus jemaah menuju bus selawat seusai salat fardhu.
Menurut Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, sistem satu pintu diterapkan berdasarkan evaluasi haji sebelumnya. “Dulu jemaah langsung naik bus dan antreannya tidak beraturan,” ujarnya. “Ada jemaah jatuh tersungkur dan tertabrak bus.”
Tahun ini, Terminal Ajyad dilengkapi koridor pejalan kaki dan pintu khusus menuju area bus. Fasilitas tersebut membantu petugas mengatur arus jemaah lebih aman dan tertib. Bus selawat juga diatur sesuai nomor rute masing-masing menuju kawasan pemondokan jemaah. Setelah penuh, bus langsung diberangkatkan dan pintu terminal sementara ditutup.
Syarif mengakui sebagian jemaah belum memahami mekanisme buka-tutup di terminal tersebut. “Padahal sistem itu demi kepentingan keselamatan jemaah,” ujarnya. PPIH meminta ketua regu dan ketua kloter ikut memberikan pemahaman kepada jemaah. Jemaah juga diminta tetap sabar dan tidak berdesakan saat menunggu bus selawat.
Proses pengangkutan jemaah menuju Misfalah selesai sekitar 58 menit. PPIH akan mengatur kepulangan jemaah dari Masjidil Haram secara bertahap dan mengupayakan pembukaan dua pintu terminal agar arus jemaah semakin lancar.


Komentar