Media Pendidikan – 19 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Aplikasi digital milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan kumulatif pengguna sebanyak 29.870.864 orang. Pencapaian besar tersebut berhasil diraih setelah terdapat penambahan registrasi baru selama lima bulan pertama. Total registrasi baru sepanjang bulan Januari hingga Mei 2026 sukses mencapai angka sebesar 2.575.947 pendaftar. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sekitar 3,68 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba menjelaskan perkembangan aplikasi digital tersebut. Ia menyampaikan data terbaru mengenai kondisi operasional sistem pemesanan tiket pada Jumat, 19 Juni 2026. “Access by KAI kami kembangkan dari kebutuhan pelanggan yang terus berubah. Pelanggan ingin perjalanan yang mudah direncanakan, tiket yang praktis dikelola, informasi yang jelas, serta layanan pendukung yang bisa diakses dalam satu aplikasi,” ujar Anne.
Pendaftaran bulanan pada Maret 2026 tercatat mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai angka 602.826 user. Sementara itu, kumulatif unduhan aplikasi tersebut dilaporkan telah berhasil menyentuh angka sebanyak 39.503.376 unduhan. Perusahaan juga mencatat jumlah pengguna aktif bulanan sebanyak 8.924.134 user per 31 Mei 2026. Dari total pengguna keseluruhan tersebut, terdapat sebanyak 4.817.467 user yang merupakan kategori anggota premium.
“Data register, active user, member premium, dan download menjadi sinyal penting bagi KAI. Semakin banyak pelanggan memilih Access by KAI, semakin besar tanggung jawab kami untuk menjaga aplikasi ini stabil, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat,” kata Anne.
Layanan digital tersebut sukses melayani sebanyak 42.952.314 pelanggan sepanjang periode operasional selama tahun 2025. Pencapaian volume penumpang tersebut setara dengan 70,71 persen dari total seluruh kanal penjualan tiket. Pada segmen layanan kereta api antarkota, transaksi melalui aplikasi ini tercatat sebanyak 26.483.379 kali. Volume tersebut merepresentasikan kontribusi sebesar 72,47 persen dari total transaksi layanan utama kereta api.


Komentar