Nasional
Beranda » Berita » Pabrik Busur Geng Motor Makassar Digerebak Polisi, Harga Senjata Rp50 Ribu per Batang

Pabrik Busur Geng Motor Makassar Digerebak Polisi, Harga Senjata Rp50 Ribu per Batang

Pabrik Busur Geng Motor Makassar Digerebak Polisi, Harga Senjata Rp50 Ribu per Batang
Pabrik Busur Geng Motor Makassar Digerebak Polisi, Harga Senjata Rp50 Ribu per Batang

Media Pendidikan – 25 April 2026 | Makassar – Pihak kepolisian menggempur sebuah pabrik yang diduga menjadi pusat produksi busur untuk geng motor di kota ini pada dinihari tanggal 23 April 2026. Operasi yang berlangsung selama beberapa jam berhasil membekuk pemasok senjata tajam dengan harga perkiraan Rp50 ribu per batang, sekaligus menurunkan rasa takut warga yang selama ini terpaksa menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari.

“Kami menemukan busur yang dijual dengan harga Rp50 ribu per batang kepada anggota geng motor. Penjualan senjata semacam ini jelas melanggar undang‑undang senjata api dan mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Komandan Polres Makassar, Kombes Pol. Hendra Pratama dalam konferensi pers singkat setelah operasi selesai.

Baca juga:

Selain barang bukti, aparat juga berhasil mengamankan tiga orang terdakwa yang diduga menjadi pemasok utama. Mereka kini berada di tahanan polisi untuk proses penyelidikan lanjutan. Pihak kepolisian belum mengungkapkan secara pasti jumlah total senjata yang disita, namun menyatakan bahwa penyitaan tersebut cukup signifikan untuk menghentikan aliran senjata ke geng motor setempat.

Geng motor di Makassar selama beberapa bulan terakhir dikenal melakukan aksi teror, termasuk perampokan, pemerkosaan, dan penyerangan terhadap pejalan kaki yang lewat pada malam hari. Kejadian ini menimbulkan kepanikan luas, terutama di wilayah pusat kota dan kawasan pemukiman yang padat penduduk. Warga melaporkan bahwa mereka enggan keluar rumah setelah maghrib karena takut menjadi sasaran.

Baca juga:

Penangkapan pemasok busur ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kejahatan yang dipicu oleh ketersediaan senjata murah. “Jika pasokan senjata terhenti, maka kemampuan geng untuk melakukan aksi kekerasan akan berkurang secara signifikan,” tambah Kombes Hendra.

Pengamat keamanan setempat menilai operasi ini merupakan langkah tepat, namun mengingat jaringan distribusi senjata yang luas, diperlukan upaya berkelanjutan. “Kita harus memperkuat koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mengatasi permasalahan ini secara menyeluruh,” kata Dr. Ahmad Rizal, dosen ilmu keamanan di Universitas Hasanuddin.

Baca juga:

Warga Makassar menyambut baik hasil operasi tersebut. “Akhirnya kami bisa merasa lebih aman di malam hari. Kami berharap pihak berwenang terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku,” ujar seorang ibu rumah tangga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Polisi mengingatkan bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui saluran darurat 110 atau aplikasi pengaduan resmi daerah. Penegakan hukum akan terus digencarkan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat Makassar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *