Media Pendidikan – 20 Juni 2026 | NASA tengah mempersiapkan misi baru untuk meneliti dampak cuaca antariksa terhadap atmosfer Bumi dan teknologi modern. Misi ini bernama DAPHNE (Dynamic Atmosphere-Ionosphere Explorer) dan dirancang untuk meningkatkan kemampuan prediksi terhadap gangguan yang memengaruhi sistem penting seperti GPS, satelit orbit rendah, dan keselamatan astronaut.
DAPHNE akan memasuki tahap pengembangan lanjutan atau Phase B yang mencakup perencanaan detail dan desain misi. Misi ini akan menggunakan dua satelit kembar untuk mengamati hubungan antara atmosfer bawah dan atmosfer atas Bumi.
Data yang dihasilkan akan dikombinasikan dengan informasi energi dari atmosfer bawah untuk meningkatkan akurasi model prediksi cuaca antariksa. Dengan pemahaman yang lebih baik, dampak terhadap teknologi komunikasi dan navigasi di Bumi dapat diminimalkan.
Misi ini dipimpin oleh Aimee Merkel dari Laboratory for Atmospheric and Space Physics di University of Colorado Boulder. DAPHNE dijadwalkan menjalani evaluasi pada 2027 untuk memastikan kesiapan dan pendanaan sebelum peluncuran.


Komentar