Media Pendidikan – 15 Juni 2026 | Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menilai umat Islam perlu menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai sarana refleksi untuk membangun kemandirian di berbagai bidang kehidupan.
Umat Islam Indonesia yang merupakan mayoritas penduduk masih menghadapi tantangan dalam bidang ekonomi dan politik sehingga daya tawarnya belum cukup kuat. “Umat Islam Indonesia mayoritas di negeri ini. Tetapi jujur harus kita akui, secara ekonomi dan politik masih lemah sehingga tidak memiliki daya tawar yang tinggi terhadap berbagai pihak yang memiliki kekuatan dominasi dan hegemoni,” tutur Haedar.
Haedar menegaskan, salah satu aspek strategis yang perlu diperkuat saat ini adalah gerakan membangun kemandirian umat di bidang ekonomi dan penguatan politik kebangsaan. “Di antara prioritas utama yang akan menjadi kekuatan paling penting yang mesti dibangun dan mampu menjadikan umat Islam mandiri ialah kekuatan ekonomi,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan agar umat Islam tidak antipati terhadap aktivitas ekonomi dan bisnis. Menurutnya, usaha mikro, kecil, dan menengah perlu terus diberdayakan, namun pada saat yang sama umat Islam juga perlu mulai menggarap sektor-sektor strategis seperti industri, perkebunan, pertambangan, dan teknologi informasi secara profesional dan bertanggung jawab.


Komentar