Daerah
Beranda » Berita » Meriahnya Ritual Kebo-keboan Alasmalang di Banyuwangi

Meriahnya Ritual Kebo-keboan Alasmalang di Banyuwangi

Meriahnya Ritual Kebo-keboan Alasmalang di Banyuwangi
Meriahnya Ritual Kebo-keboan Alasmalang di Banyuwangi

Media Pendidikan – 29 Juni 2026 | Meriahnya ritual Kebo-keboan Alasmalang di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Minggu (28/6) menarik ribuan warga dan wisatawan. Mereka menyaksikan prosesi ider bumi dengan “kerbau” yang diarak mengelilingi desa menuju empat penjuru mata angin. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi tradisi ini sebagai refleksi kuat dari kultur masyarakat agraris yang sarat nilai gotong royong, kerja keras, dan disiplin.

Kebo-keboan Alasmalang memiliki akar sejarah yang kuat di Banyuwangi, berawal dari kisah Buyut Karti yang mendapat wangsit untuk menggelar upacara bersih desa. Tradisi ini kini rutin digelar di dua tempat di Banyuwangi, yakni Desa Alasmalang (Singojuruh) dan Desa Aliyan (Rogojampi).

Baca juga:

Tara, turis asal Amerika Serikat, mengatakan bahwa tradisi ini sangat unik dan menakjubkan. Kemeriahan ritual Kebo-keboan Alasmalang juga membawa berkah ekonomi bagi warga lokal, dengan dagangan yang habis tak tersisa berkat membeludaknya pengunjung.

Baca juga:

Ipuk Fiestiandani mengatakan bahwa nilai-nilai gotong royong, kerja keras, dan disiplin yang terkandung dalam tradisi Kebo-keboan Alasmalang sangat sesuai dengan semangat Banyuwangi ‘tandang bareng’—kerja bersama, tumbuh bersama.

Baca juga:

Dengan keunikan tradisi ini, Banyuwangi berhasil menarik perhatian wisatawan mancanegara. Selain itu, pergelaran budaya ini juga membawa berkah ekonomi bagi warga lokal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *