Media Pendidikan – 14 Mei 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Konversi LPG ke CNG menjadi momentum strategis penguatan ekonomi masyarakat Madura. Founder Bagasmara Gus Lilur menilai bahwa konversi energi nasional harus menghadirkan keadilan ekonomi bagi masyarakat Madura sebagai daerah penghasil gas.
Gus Lilur menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi ironi karena Madura kaya sumber daya alam, tetapi belum sepenuhnya menikmati nilai tambah dari pengelolaan gas bumi.
Maka itu, Gus Lilur meminta pemerintah menjadikan konversi ini sebagai momentum pemerataan manfaat energi bagi daerah penghasil gas. Ia menyerukan konsep AMPERA agar masyarakat Madura dilibatkan dalam rantai bisnis gas nasional secara adil.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus menekan ketergantungan impor LPG lewat optimalisasi pemanfaatan gas bumi domestik. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman menyebut konsumsi LPG nasional terus meningkat setiap tahun.
Strategi konversi LPG didukung meningkatnya cadangan gas bumi nasional yang mencapai 55,85 TSCF per Januari 2025. Pemerintah juga terus mendorong peningkatan alokasi gas domestik agar melampaui porsi ekspor pada tahun 2026.


Komentar